AirAsia Hilang Kontak

Fahri: Menhub Jangan Membuat Kontroversi Terkait AirAsia

Wakil Ketua DPR RI, Fahri Hamzah mengatakan sebaiknya Kementerian Perhubungantidak membuat pernyataan yang mengandung kontroversi

TRIBUN-MEDAN.com, JAKARTA - Wakil Ketua DPR RI, Fahri Hamzah mengatakan sebaiknya Kementerian Perhubungantidak membuat pernyataan yang mengandung kontroversi dan berlebihan terkait maskapai penerbangan Air Asia yang baru saja mengalami musibah jatuhnya pesawat QZ 8501 di Selat Karimata.

"Tolong Kementerian itu menahan diri untuk tidak membuat kontroversi yang berlebihan," ujar Fahri usai menghadiri kegiatan haul KH Abdurrahman Wahid atau Gus Dur di kantor MMD Initiative, Matraman, Jakarta Pusat, Rabu (7/1/2015).

Menurut Wakil Ketua DPR dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera ini, sikap dari Kementerian Perhubungan yang kontroversi tersebut justru berbahaya. Fahri mengatakan jangan sampai nantinya publik menilai ada kepentingan terselubung di balik sikap kontroversi Menhub tersebut

"Kenapa airlines yang selama ini baik tiba-tiba diserang seperti ini. Nanti orang tuduh lagi menterinya. Jangan-jangan dia bekerja untuk kepentingan airlines lain. Nah ini menyebabkan harusnya Menteri Perhubungan itu berhati-hati," kata Fahri.

Namun Fahri setuju perlu dilakukan investigasi menyeluruh terhadap jatuhnya Pesawat Air Asia yang hingga kini masih belum utuh ditemukan, baik korban maupun puing pesawat.

"Saya setuju kalau ada investigasi, tapi menyeluruh. Dan itu platformnya adalah keamanan penerbangan dan keamanan rakyat Indonesia dalam bertransportasi. Terutama udara," tutur Fahri. (*)

Sumber: Tribunnews
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved