Kisruh Partai Golkar
Ajib Shah Minta Leo Nababan Tidak Memecah Belah Golkar di Sumut
Ketua DPD Partai Golkar Sumut, Ajib Shah mengaku bahwa dirinya tidak lahir sebagai penakut, dan tidak pantas ditakut-takuti.
Laporan wartawan Tribun Medan / Irfan Azmi Silalahi
TRIBUN-MEDAN.COM, Medan - Ketua DPD Partai Golkar Sumut, Ajib Shah mengaku bahwa dirinya tidak lahir sebagai penakut, dan tidak pantas ditakut-takuti.
"Dia mungkin gertak kebawah. Tolong jangan ulangi lagi. Saudara Leo, jangan ulangi lagi steatmen yang memecah belah Golkar. Dia mau undang dan jumpa boleh, tetapi tunggu keputusan," ujar Ajib tegas, Kamis (5/3/2015).
Hari itu, terkait dualisme kepemimpinan Golkar, DPD Golkar Sumut menurut Ajib direncanakan hari ini (Jumat) akan ke Jakarta. Di sana pihaknya akan melakukan rapat dengan DPP. "Kita akan berkomunikasi, kita bersaudara. Agung Laksono bukan musuh. Agung Laksono adalah Wakil Ketum hasil Munas Pekanbaru".
Ajib kembali mengungkapkan, tidak ada relevansinya relevansi Leo Nababan sebagai Plt Ketua DPD Goklar Sumut. Sebab jika mengacu pada hasil Munas Golkar di Pekanbaru, kepemimpinan Golkar yang sah saat ini masih pimpinan Abu Rizal Bakrie, dan dirinya sebagai Ketua DPD Sumut.
Sebelumnya Leo Nababan mengklaim kalau ia telah mendapat mandat dari Ketua Umum Golkar versi Agung Laksono. Ia menyebut kalau SK-nya sebagai Plt DPD Sumut sah, untuk itu dengan sendirinya ia akan melakukan silaturahmi dengan senior-senior (di Sumut), lalu menjalankan tugas kepartaian sesuai AD ART.(Irf)