Pelaku Perampokan Kopda Indra Dibekuk Polsekta Sunggal

Setelah hampir dua bulan berlalu, pelaku perampokan Kopral Dua (Kopda) Indra Sunarto (38), anggota TNI AD yang bertugas

TRIBUN MEDAN / ARRAY ARGUS
Foto dua dari tiga tersangka perampok Kopda Indra 

Laporan Wartawan Tribun Medan / Array A Argus

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Setelah hampir dua bulan berlalu, pelaku perampokan Kopral Dua (Kopda) Indra Sunarto (38), anggota TNI AD yang bertugas di Detasemen Markas Kodam (Denma Dam) I/BB akhirnya dibekuk Unit Reskrim Polsekta Sunggal. Adapun masing-masing pelaku diketahui bernama Vani Christoper Sitepu (17) warga Jl Sei Bingai, Pasar VII, Binjai Selatan, Eris Pandi Yudistira Siregar (21) warga Dusun II, Jati Rejo, Pasar VI Kwala Mencirim, Sei Bingei, Langkat, serta M Hamdani alias Begol (29) warga Dusun I, Adi Mulyo.

Informasi diperoleh Tribun di Polda Sumut, pascakejadian, petugas mengumpulkan sejumlah saksi di lapangan yang berada persis di Pasar VIII, Sei Mencirim Sunggal. "Dari keterangan saksi-saksi, petugas kita mendapati ciri-ciri pelaku serta identitas pelaku," ujar Kapolsekta Sunggal, Kompol Aldi Subartono, Kamis (5/3/2015) sore di Mapolda Sumut usai melakukan penangkapan para tersangka.

Berbekal informasi itu, polisi kemudian melacak keberadaan pelaku di kediamannya masing-masing. "Awalnya kita mendapati jejak tersangka Eris. Ternyata, yang bersangkutan ini lari ke Bengkulu," ujar Aldi.

Mendapati informasi itu, petugas Unit Reskrim kemudian bergerak ke Bengkulu. Di sana, diketahui bahwa tersangka Eris sudah lari ke Pekan Baru, Riau.

"Karena tersangka sudah pergi ke Riau, tim kita kembali melakukan pengejaran dan akhirnya berhasil meringkus tersangka utamanya," ungkap Aldi.

Dari keterangan tersangka Eris, diketahui bahwa ia beraksi bersama tersangka Vani. "Waktu kejadian, tersangka V membawa motornya. Sedangkan tersangka E (Eris) yang menebaskan parang ke korban," terang Aldi.

Dari informasi itu, petugas Reskrim Sunggal kembali meringkus tersangka Vani dan turut meringkus tersangka Hamdani yang bertugas sebagai broker penjual motor korban.

"Sekarang mereka masih kita periksa. Kita tengah memburu K, tersangka pendaha motor korban," katanya. (cr5/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved