VIDEO: Di Siantar, Kuburan Lama Ditimpa Kuburan Baru
Tempat Pemakaman Umum (TPU) di Pematangsiantar kondisinya sangat padat. Hampir tidak ada lagi lahan kosong
Laporan Wartawan Tribun Medan / Abul Muamar
TRIBUN-MEDAN.com, SIANTAR - Tempat Pemakaman Umum (TPU) di Pematangsiantar kondisinya sangat padat. Hampir tidak ada lagi lahan kosong untuk makam baru. Hal tersebut bukan hanya di satu TPU, tetapi seluruh TPU yang ada.
Di Pematangsiantar, ada sembilan TPU. Yakni TPU Jalan Laguboti, TPU Jalan Singosari, TPU Makam Pahlawan, TPU Jalan Rakutta Sembiring, TPU Jalan Tekukur, TPU Jalan Pane, TPU Jalan Tambunnabolon, TPU Jalan Sisingamangaraja, dan TPU Jalan Pdt J Wismar.
Pantauan Tribun, Senin (30/3/2015), di TPU Jalan Laguboti, Kelurahan Kristen, TPU nasrani ini nampak sangat padat. Tidak ada lahan atau ruang kosong untuk kuburan baru. Jarak antara satu kuburan dengan kuburan lainnya juga sangat rapat. Sulit bagi peziarah untuk mencapai kuburan yang hendak dituju dan terpaksa menginjaki kuburan-kuburan lainnya.
Menurut warga, di kuburan ini bahkan sering ada kuburan yang ditimpa dengan kuburan baru karena tak ada lagi ruang untuk penggalian baru.
"Asal udah tiga tahun aja gak diziarahi keluarganya, udahlah ditimpalah itu," ujar Hotmaria Sinaga, warga sekitar.
Menurut Hotmaria, banyak pula keluarga dari makam yang terpaksa membongkar tulang belulang jasad di dalam makam, agar dapat menguburkan jasad yang baru.
"Kadang keluarganya juga yang bongkar. Misalnya kan opungnya yang lama di situ. Dibongkar, terus dipindahkan tulangnya. Baru yang baru meninggal dikuburlah di situ," katanya.
Pemandangan serupa juga terjadi di TPU muslim Jalan Pane. Tak hanya padat, banyak pula kuburan di TPU ini yang ditumbuhi rumput tinggi.
Riyandi, penjaga TPU, mengatakan, kepadatan sudah terjadi sejak lama.
"Udah lamalah. Mau jalan aja pun susah, karena kepadatan ini. Sampai ke ujung-ujung pun. Padahal kan pantang kita mijak-mijak kuburan. Tapi kayakmana, terpaksa," katanya.
Menurut Riyandi, kuburan lama juga sering ditimpa oleh kuburan baru.
"Sering ditimpa kuburan yang lama sama yang baru. Karena gak ada lapak lagi jadi ditimpa," katanya.
Makam-makam lainnya juga demikian. Pantauan Tribun sepintas di TPU Jalan Singosari, kuburan-kuburan juga nampak begitu padat.
(amr/tribun-medan.com)