VIDEO: Pelihara Semut Bisa Raup Pundi-pundi Rp 4,5 Juta Per Bulan
Bertujuan mulia agar semut tidak punah dari alam, Yoga pun menangkar semut rangrang di depan rumahnya
Laporan Wartawan Tribun Medan / Tarmizi Khusairi
TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Bertujuan mulia agar semut tidak punah dari alam, Yoga pun menangkar semut rangrang di depan rumahnya di Jalan Asam Kumbang Raya Medan.
Kandang berukuran 10×6, ia sediakan untuk menangkar semut yang berwarna merah ini. Dengan sepatu boots dan sapu tangan, Yoga memanjakan semut yang banyaknya ribuan dengan air gula.
Dengan semangat Yoga memeriksa kantung-kantung air yang tidak berisi, lalu menggantinya dengan kantung air yang telah berisi air gula.
"Awalnya saya ternak semut, karena saya terinspirasi dari berkurangnya semut di suatu daerah, sementara pemburuan hasil kebutuhannya telor untuk kebutuhan nya menepis," katanya, Minggu (3/5/2015)
"Bisa jadi kedepanya, populasi semut bisa habis kalau diasumsikan diburuh setiap hari. Maka saya berinisiatif untuk memelihara semut agar tidak hilang populasi semut dari alam," tambahnya.
Kata Yoga, ia menjual bibit dan telur (kroto) menurutnya yang paling banyak dijual orang bibit semut.
Yoga menjelaskan, ia menjual bibit semut pertoples yang besarnya 6pp miligram seharga Rp 45 ribu dan kroto per kilogram Rp 100 ribu.
"Setiap bulan penghasilan saya Rp 4,5 juta per bulan. Saya jual keberbagai kota yang ada di Indonesia, untuk di Kota Medan, yang saya lihat di internet cuma saya yang menjual semut ini," kata pengusaha ayam penyet.
(Tar/ tribun-medan.com)