Tak Ada Uang Beli Narkoba, Pria Ini Jambret Erlina

Ketahuan menjabret tas milik tas milik Erlina Lubis (57) warga Jalan Perintis Kemerdekaan Gang Inpres, Kelurahan

Tak Ada Uang Beli Narkoba, Pria Ini Jambret Erlina
Tribun Medan / Array
Kedua pemuda yang dihajar massa setelah menjambret PNS Dinas Pendidikan, Jumat (9/1/2015) 

Laporan Wartawan Tribun Medan / M Azhari Tanjung

TRIBUN-MEDAN.com, BINJAI – Ketahuan menjabret tas milik tas milik Erlina Lubis (57) warga Jalan Perintis Kemerdekaan Gang Inpres, Kelurahan Pahlawan, Binjai Utara, Muhammad Iza (16) warga Jalan Nenas, Lingkungan 1, Kelurahan Sukaramai, Binjai Barat, babak belur dan nyaris tewas dihajar massa dan beruntung aksi warga tersebut berhasil diredam personil Polisi.

Berdasarkan informasi yang diterima, pria yang hanya tamat SD itu menjambret Erlina tepat di Jalan Sisingamangara, Kelurahan Nangka, Binjai Utara. Usai menjambret, Iza pun melarikan diri, hingga akhirnya tertangkap warga di Jalan T Amir Hamzah Simpang Percukaian Kel Pahlawan Kec Binjai Utara.

Alhasil setelah berhasil ditangkap warga, Iza pun langsung menjadi bulan-bulanan warga. Beruntung, nyawanya dapat diselamatkan, setelah beberapa anggota polisi Turun ke lokasi kejadian.

Menurut penuturan Iza saat di polsek Binjai Utara mengaku, saat beraksi, dia tidak sendirian. Dia ditemani rekannya, Muhammad Dani (25) warga Jalan Nenas Lingkungan 3, Kel Sukaramai, Binjai Barat.

Saat menjambret dia dan Dani menggunakan kereta Yamaha Vixion BK 4870 PAF. Erlina yang saat itu menggunakan kereta Honda Revo BK 3399 RZ mereka ikuti mulai dari Jalan Djamin Ginting Kelurahan Rambung Dalam Kecamatan Binjai Selatan.

"Kami ngikuti ibu itu mulai dari Rambung," kata Iza. Pria yang sudah 2 kali menjambret itu juga mengaku bahwa dirinya diajak oleh Dani untuk beraksi, karena butuh uang untuk membeli narkoba. "Dani yang awalnya mengajak saya untuk beli ganja dan sabu, tapi karena tidak punya uang, makanya dia ngajak saya untuk menjambret," sebutnya.

Kapolsek Binjai Utara Kompol Nodi Torong mengatakan saat ini pihaknya masih memeriksa tersangka. "Masih dalam pemeriksaan," ujar Nodi Torong.

(ari/tribun-medan.com)

Penulis:
Editor: Sofyan Akbar
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved