Pj Wali Kota Binjai Belum Jelas, Ini Kata Anggota Dewan dan Kepala BKD

Wali Kota Idaham akan habis masa jabatannya pada 31 Agustus dan seharusnya Juli ini sudah ditunjuk seorang penjabat wali kota.

Laporan Wartawan Tribun Medan/M Azhari Tanjung

TRIBUN-MEDAN.com, BINJAI - Hingga saat ini teka teki siapa yang akan menjadi penjabat walikota dan wakil walikota Binjai masih belum terjawab. Pasalnya rapat paripurna pengusulan pemberhentian walikota dan wakil walikota belum juga dilaksanakan.

"Kemarin memang jadwalnya mundur, kemungkinan antara Selasa (7/7/2015) atau Rabu (8/7/2015) paripurna baru dilaksanakan," ucap anggota Komisi A DPRD Binjai Ambi Suwanda Buana, Senin (6/7/2015).

Wali Kota Idaham akan habis masa jabatannya pada 31 Agustus dan seharusnya Juli ini sudah ditunjuk seorang penjabat.

"Kalau siapa Plt walikota Binjai, itu wewenang gubernur dan kami hanya melakukan rapat paripurna (yang mengumumkan pengangkatan penjabat)," ucapnya.

Hal senada juga diucapkan anggota Komisi B Jonita Bangun. Dalam seminggu ini, katanya, ada sepuluh rancangan perda yang akan dibahas.

"Paripurnanya akan dimulai besok sekira pukul 10 pagi, tapi tidak begitu ingat semua ranperda yang akan diparipurnakan, tapi yang pasti salah satunya tentang pemberhentian walikota," jelasnya.

Ia pun berharap, penjabat walikota Binjai yang ditunjuk segera merealisasikan anggaran yang sudah diketok.

Tapi yang paling penting, katanya, penjabat walikota diharapkan netral dan tidak mendukung salah satu calon walikota.

"Dengan kenetralan Pj walikota yang baru, tentunya akan membawa Pilkada Binjai berjalan netral," harapnya.

Dihubungi terpisah, kepala Badan Kepegawaian Daerah Binjai Amir Hamzah ketika dikonfirmasi masih belum tahu siapa dan kapan penjabat wali kota ditunjuk.

Ia menilai belum adanya kepastian ini tidak menjadi masalah besar karena beberapa kabupaten/kota yang juga akan menggelar pilkada juga belum mengangkat penjabat kepala daerah.

"Medan kan habis Juli masa jabatannya, seharusnya Juni sudah ada penjabat. Tapi sampai sekarang walikotanya masih aktif, kan?" katanya.

Ia pun berencana akan berkonsultasi ke Pemprov Sumut untuk mengetahui perkembangan proses pengangkatan penjabat wali kota.

"Secepatnya akan konsultasi, dan nanti saya kabari hasilnya seperti apa," ucapnya singkat. (ari/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved