Kakek Ini Tewas Gara-gara Makan Dodol Hari Raya

Kondisi fisik Sanmugam tidak lagi 100 persen fit. Sekitar 15 tahun lalu, ia dihantam stroke dan membuat beberapa bagian tubuhnya tak lagi normal.

Tayang:
Penulis: T. Agus Khaidir | Editor: T. Agus Khaidir
COCONUT KUALA LUMPUR

SALAH satu panganan khas Hari Raya Idul Fitri di Indonesia dan negara-negara serumpun, termasuk Malaysia, adalah dodol. Panganan legit dan berasa manis ini sungguh tidak menyimpan bahaya. Akan tetapi ternyata, jika tak hati-hati, bisa juga menyebabkan kematian.

Seorang lelaki 67 tahun warga Malacca, Malaysia, bernama K. Sanmugam, tewas karena kehabisan nafas setelah potongan dodol yang dimakannya tersangkut di tenggorokan.

Disebut Bernama yang dilansir ulang oleh Coconut Kuala Lumpur, Sanmugam dan isterinya, S.Santhaletchmy (66), tengah bersantai di teras kediaman mereka pada Kamis (23/07/2015), sekitar pukul 10 pagi waktu setempat.

Santhaletchmy menyuguhkan dodol melayu yang ia beli sekitar satu pekan lalu. Sebenarnya, dodol yang telah dipotong-potong dalam ukuran kecil ini tidak dimaksudkan Santhaletchmy untuk disuguhkan pada Sanmugam.

"Itu mau saya makan sendiri. Kalau pun suami saya mau, saya yang akan menyuapkannya karena dia memang perlu dibantu," kata Santhaletchmy.

Kondisi fisik Sanmugam tidak lagi 100 persen fit. Sekitar 15 tahun lalu, ia dihantam stroke dan hal itu membuat beberapa bagian tubuhnya tak lagi dapat berfungsi normal.

"Saya sudah mengingatkan dia supaya tidak memakan dodol itu dulu. Saya minta dia menunggu saya, saya mengambil minuman, tapi dia tidak mendengarkan saya," ujar Santhaletchmy menambahkan.

Saat Santhaletchmy kembali ke teras, ia terkejut mendapati suaminya sudah tersungkur di lantai. Matanya mendelik dan memegangi tenggorokannya sembari mengerang-ngerang. Santhaletchmy yang sadar Sanmugam sedang tercekik, langsung berupaya memberikan pertolongan pertama dengan memukul-mukul punggung lelaki tua ini.

Ia juga mencoba memasukkan jari tangannya ke tenggorokan Sanmugam, namun tidak juga berhasil mengeluarkan potongan dodol tersebut.

Bersama sejumlah tetangga, Santhaletchmy membawa Sanmugam ke Pantai Hospital. Namun dokter gagal menyelamatkannya. Kegagalan Sanmugam bernafas dengan normal menimbulkan kerusakan pada beberapa organ tubuhnya. Sanmugam meninggal meninggal dunia hanya kurang lebih 30 menit setelah tiba di rumah sakit.(ags)

Tags
Malaysia
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved