Ngopi Sore

Bagaimana Jika di Indonesia Ada Partai Seks

Di Indonesia, orang lebih mudah menerima partai berideologi nasionalis, atau beraliran agama, atau partai berideologi kabur.

Bagaimana Jika di Indonesia Ada Partai Seks
INTERNET

Tidak berhenti sampai di sana, mereka juga mengusulkan semacam tutorial, penjelasan atau pendidikan seks yang diberikan sedini mungkin kepada generasi muda (artikel berjudul: "Melbourne Youth Push for More Comprehensive Sex Education in Schools").

Untuk sejenak, terus terang, saya sempat merasa terpesona pada partai ini dan berandai-andai partai serupa berdiri di Indonesia. Namun tidak sampai hitungan menit, saya kira pengandai-andaian ini konyol belaka sebab sampai dunia kiamat pun Partai Seks tidak akan pernah bisa berdiri di Indonesia.

Australia yang sangat terbuka saja memandang partai ini dengan kacamata berbeda. Di sini, orang lebih mudah menerima partai berideologi nasionalis, atau beraliran agama, atau partai berideologi kabur, separuh nasionalis separuh agamis, atau bahkan tidak berideologi sama sekali.

Seks, sebagaimana komunis, terjaga sebagai tabu, sehingga di televisi, para pengelola harus bersedia repot-repot mengaburkan potongan paha atau belahan dada perempuan. Sebab konon, selain bisa merobohkan iman, potongan paha dan belahan dada itu bisa memicu persetubuhan massal.

Jika untuk sekadar perkara remeh-temeh begini saja mesti ditanggulangi dengan cara yang sungguh sangat merepotkan dan kampungan, maka tentu sudah bisa dibayangkan bagaimana peluang untuk memampangkan dan membicarakan seks secara terbuka.

Iya, begitulah. Di negeri terkasih ini, seks, entah sampai kapan, akan tetap menjadi realitas anomali. Tabu yang diam-diam dirayakan, dengan beda perlakuan. Persis dipapar Rotra, yang mencelotehkan Ora Cucul Ora Ngebul, puisi Sindhunata: "Nek wong gede konangan selingkuh malah kondang/Nek wong cilik sing konangan diarak telanjang."

Twitter: @aguskhaidir

Penulis: T. Agus Khaidir
Editor: T. Agus Khaidir
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved