Nenek 68 Tahun Pembunuh Berantai dan Mutilasi Korban Ditangkap

Tamara Samsonova berusia 68 tahun diduga merupakan pelaku pembunuh berantai. Ia memenggal dan memotong-motong korbannya di kota St Petersburg, Rusia.

Penulis: Muhammad Tazli | Editor: Muhammad Tazli
lollipop

TRIBUN-MEDAN.com - Tamara Samsonova berusia 68 tahun diduga merupakan pelaku pembunuh berantai. Ia memenggal dan memotong-motong korbannya di kota St Petersburg, Rusia.

Dia ditahan pekan ini setelah rekaman CCTV mengungkapkan ia sedang membawa bagian tubuh seorang wanita tua dalam kantong plastik hitam.

Mantan pekerja hotel ini juga merngungkapkan segala perbuatan dan rahasianya di dalam buku harian saat ia berada di  Rusia, Inggris dan Jerman dengan perjalanan ilmu hitam dan buku astrologi.

Menurut Daily Mail melalui Asia Town, polisi kini membandingkan buku hariannya dengan kasus pembunuhan yang belum terpecahkan di mana korban dipotong-potong, dan bagian tubuh dikemas dalam kantong berserakan di sekitar kota.

Sebuah sumber polisi mengatakan: "Sebuah buku harian ditemukan di mana wanita itu menjelaskan pembunuhan yang berlangsung lebih dari sepuluh tahun yang lalu. Sekarang polisi akan melalui semua kasus yang belum terpecahkan selama 20 tahun terakhir. "

Samsonova ditahan setelah tubuh tanpa kepala dari berusia 79 tahun Valentina Ulanova ditemukan di dekat sebuah kolam di Dimitrova Jalan di St Petersburg.

Sebuah sosok tanpa kepala, tubuh tanpa senjata dan tanpa kaki manusia ditemukan di jalan yang sama 12 tahun yang lalu.

'Wanita itu juga dicurigai dalam pembunuhan penunggu apartemen, yang berusia 44 tahun dari Norilsk, yang menyewa sebuah kamar di apartemennya pada tanggal 6 September 2003 ,"kata sebuah pernyataan polisi.

"Setelah itu ia dipotong-potong tubuhnya dan membawanya ke luar."

Ada pula korban lain yang tubuhnya dipotong-potong dibuang di kantong plastik di sekitar kabupaten Frunzensky kota.

Dugaan lainnya adalah suaminya sendiri telah menjadi korban. Karena dia dilaporkan hilang pada tahun 2005. Dia tidak pernah ditemukan, hidup atau mati.

Samsonova sekarang sedang diperiksa polisi. Dia mengakui melakukan kejahatan tetapi belum menceritakan secara detail.

Di ruangannya polisi menemukan gergaji, pisau, dan bintik-bintik darah di kamar mandi. Diperkirakan sudah 10 orang yang menjadi korbannya.

Setelah penangkapannya, dia mengatakan kepada polisi ia adalah seorang mantan aktris dan lulusan dari akademi Vaganov balet.

Sumber: Lollipop

Baca juga: Ibu Ini Tolak 400 Juta Sebagai Ganti Rugi Nyawa Anaknya

Sumber: Tribun Medan
Tags
pembunuhan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved