Wijay Lebih Suka Sepatu Bola Model Lama

Wijay dan pemain lain diberikan jatah sepatu merek Adidas oleh manajemen. Namun sebenarnya jika boleh memilih ia ingin sepatu Adidas model lama.

Tribun Medan/Ilham Fazrir Harahap
Wijay (jersey hijau) dengan salah satu sepatu model lamanya. 

Laporan Wartawan Tribun Medan/Ilham Fazrir Harahap

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN- Mencoba merek dan jenis sepatu termuktahir menjadi idaman setiap pemaib bolal. Tapi gelandang PSMS Medan, Wijay, mengaku lebih menyukai sepatu klasik ketimbang sepatu terbaru yang ada saat ini.

Saat lulus seleksi masuk Tim Ayam Kinantan, Wijay dan lain diberikan jatah sepatu merek Adidas oleh manajemen. Namun sebenarnya jika boleh memilih ia ingin sepatu Adidas model lama.

"Saya lebih suka pakai sepatu model lama. Enggak bisa saya pakai sepatu model terbaru seperti ini. Kurang nyaman di kaki," ujarnya saat berlatih di Stadion Teladan sambil melihat sepatunya, Jumat (31/7/15)

Setiap pemain PSMS diberikan jatah sepatu Adidas tipe F50. Wijay lebih suka memakai sepatu Adidas klasik tahun 80 an tipe Copa Mundial. Warna hitam dan tiga strip garis putih, katanya. Tapak sepatunya pun masih model lama dan memiliki lidah di ujung tali sepatunya.

Mantan pemain Persikat Purwakarta itu pun mengaku ketika mengenakan sepatunya selalu melilitkan karet. Saat berlatih di Stadion Teladan, Wijay pun langsung memakai sepatu terbarunya tersebut dan menghiasi sepatunya dengan karet.

"Kalau ini memang selalu pakai karet biar enggak lepas-lepas talinya. Lidahnya juga panjang, kalau ditaruh karet kan enggak kemana-mana lari lidahnya," kata pemain gondrong itu. (cr1/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Tags
PSMS Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved