Ruang Kelas Kurang, Siswa-siswa SD Ini Berdesakan Semeja Lima Orang

Sempit-sempitan belajarnya. Enggak fokus jadinya belajarnya. Sempit. Enggak nyaman.

Editor: T. Agus Khaidir
Tribun Medan/Abul Muamar
Siswa-siswa kelas V C SD Negeri 067241, Medan Denai, sesaat sebelum pulang sekolah, Senin (10/8/2015). 

Laporan Wartawan Tribun Medan / Abul Muamar

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Siang itu, Senin (10/8/2015)., bel tanda pelajaran usai baru saja berbunyi. Siswa-siswa kelas V C SD Negeri 067241 berlarian keluar kelas. Ada yang langsung menghambur ke luar kompleks sekolah. Sebagian ada yang menyerbu pedagang aneka jajanan, yang juga berada di luar gerbang.

Bagi siswa kelas V C sekolah yang berada di Jl Jermal I, Kelurahan Denai, Kecamatan Medan Denai ini, pulang adalah hal yang sangat dinanti-nanti. Sebab sepanjang mengikuti pelajaran, sejak pagi, mereka harus duduk berhimpit-himpitan. Para siswa harus duduk berlima dalam satu meja dan dua kursi.

Anak-anak itu pun tak dapat menyembunyikan apa yang mereka rasakan.

"Sempit-sempitan belajarnya. Enggak fokus jadinya belajarnya. Sempit. Enggak nyaman," ujar Sabrina Tarigan, salah seorang siswa.

Sabrina mengatakan, sejak naik kelas V, ia dan teman-temannya harus menempati ruang kelas yang sempit. Ruang kelas V C berada paling ujung.

"Mulai dari naik kelas kami di sini. Dulu kami di situ. Ini dulu ruangan ibu kepala sekolah," katanya.

Dwi Aprilia, siswa lainnya, juga merasa tidak nyaman belajar di ruangan tersebut. "Sempit. Dua bangku duduk lima orang," ujarnya dengan polos.

Ketidaknyamanan juga diutarakan Ahmad Fauzi, teman sekelas Dwi. "Enggak konsen kami belajar karena sempit-sempitan," katanya.

Pantauan Tribun, ruang kelas V C itu berada persis di barisan pertama sebelah kanan dari pintu gerbang masuk. Ruangan itu berukuran sekitar 3x4 meter. Sementara jumlah siswa kelas V C yang belajar di dalamnya berjumlah 29 orang.

Ruangan tersebut sejatinya merupakan ruang kepala sekolah. Namun, oleh pihak sekolah, ruangan tersebut dijadikan kelas, sedang kepala sekolah menempati sebuah ruang lain berukuran sekitar 4x6 meter. Ruangan kepala sekolah saat ini, tadinya merupakan ruang kelas.(amr/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved