Wanda Akui Lini Belakang Masih Saling Mengharap
Lini pertahanan PSMS harus lebih disorot kembali demi menunjang angka kebobolan. Selama menjalani babak penyisihan Piala Kemerdekaan,
Penulis: Ilham Fazrir Harahap |
Laporan Wartawan Tribun Medan / Ilham Fazrir Harahap
TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Lini pertahanan PSMS harus lebih disorot kembali demi menunjang angka kebobolan. Selama menjalani babak penyisihan Piala Kemerdekaan, PSMS mengalami jumlah kebobolan sebanyak tiga kali. Jika melaju ke semifinal dan ingin masuk final lini belakang PSMS harus diperkokoh kembali.
Stoper PSMS, Wanda Syahputra selama melakoni lima laga ia menilai masih banyak yang perlu dievaluasi. Ia menilai lini pertahanan PSMS masih saling berharap. Terutara soalnya melakukan pressing terhadap lawan.
"Berharap itu maksudnya berharap kalau kawan kita bisa mengatasih lawan dan bisa mendapatkan bola. Seharusnya kita melakukan pressing bola sama-sama. Jangan saling tunggu menunggu kawan duluan yang melakukan pressing," ujarnya saat berbincang dengan Tribun, Kamis (3/9/2015).
Sejauh ini produktifitas lini pertahanan PSMS masih bisa dipertahankan. Kesalahan-kesalahan yang terjadi di lini bawah tidak terlalu banyak terjadi. Soal menghalau serangan-serangan lawan, duet Wanda dan Hardiantono masih bisa teruji. Pelanggaran-pelanggaran yang mereka lakukan juga tidak terlalu banyak dan terkena kartu oleh wasit juga sangat minim.
Selain dua stoper Wanda dan Hardiantono, tim Ayam Kinantan juga masih memiliki opsi pemain lain jika keduanya mengalami cedera. Nama-nama seperti Luis Irsandi, Hamzali dan Riki Istianto memiliki kualitas yang sama. Artinya pelatih PSMS masih memiliki banyak pilihan pemain lain.
Wanda sendiri mengatakan selain masih saling berharap antara pemain, komunikasi pemain juga masih perlu dibenahi.
"Selain itu komunikasi juga masih kurang berjalan dengan baik. Karena kadang masih ada miss komunikasi antara pemain bawah. Intinya kita saling komunikasi saja kalau mau melakukan pressing sama-sama," kata pemain yang juga prajurit TNI itu.
Dilaga semifinal melawan Persepam, mantan pemain PPSM Mojokerto itu akan tempil habis-habisan sesuai karakter PSMS bermain keras.
"Kami bakal berusaha mati-matian di lini belakang, agar lawan gak bisa mencetak gol ke gawang PSMS," pungkasnya.
Biofile Wanda
Nama: Wanda Syahputra
Lahir: Cinta Raja, Stabat 9 Januari 1994
Ayah: Sugianto
Ibu: Sulastri
Pemain idola: Puyol
No Punggung: 26
Karier
-Hingga sekarang PSMS Medan
-PPSM Mojokerto 2014
-Persegres Gresik U 21 2013
-SAD Uruguay 2011-2012
-Timnas Pelajar Usia 15 2009, Usia 16 2010, Usia 19 2011
-PPLP Sumut 2009-2011
(cr1/tribun-medan.com)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/stoper-psms-wanda-syahputra-tribun-medancom_20150811_114242.jpg)