Korban Tabung Gas Meledak Kemungkinan Dioperasi Plastik

"Indria mengalami luka bakar 50 persen dan masih dalam keadaan sadar. Sementara Deliar mengalami luka bakar 70 persen," katanya.

Tribun Medan/Jefri Susetio
Sadri Rahman, korban meledaknya gas 12 kilogram terbaring di Ruang Isolasi Baiduri, Rumah Sakit Permata Bunda, Selasa (22/9/2015). Sadri mengalami luka bakar di bagian wajah tangan dan dada. 

Laporan Wartawan Tribun Medan/Jefri Susetio

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN-Korban tabung gas meledak di Perumahan Griya Mansion, Medan Denai, kemungkinan harus menjalani operasi plastik karena luasnya luka bakar yang diderita.

Direktur Pelayanan Medis Rumah Sakit Permata Bunda dr Hasanul Arifin mengatakan, tim dokter anestesi sedang melakukan pemeriksaan medis kepada dua korban ledakan tabung gas 12 kilogram yang terjadi Selasa (22/9/2015) pagi, sekitar pukul 05.00 WIB.

"Para korban sedang berada di ruang ICU. Indria mengalami luka bakar 50 persen dan masih dalam keadaan sadar. Sementara Deliar mengalami luka bakar 70 persen. Keduanya, masih berada di ruang ICU," ujarnya.

Pengamatan www.tribun-medan.com di Rumah Sakit Permata Bunda, belasan kerabat Indria (25) mahasiswi kedokteran Universitas Islam Sumatera Utara dan bibinya Deliar (58) menunggu untuk bisa menjenguk.

Indria dan Deliar belum dapat dikunjungi keluarga. Sedangkan, seorang satpam Sadri Rahman (28) sudah dibawa ke ruang isolasi Baiduri lantaran mengalami luka relatif ringan di bagian wajah dan tangan.

"Kalau satpam tidak begitu membahayakan. Kedua perempuan itu, luka bakar begitu luas dan serius mendapatkan perawatan medis," ungkapnya. (tio/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved