5 Pasang Remaja Diamankan dari Istana Hotel
Diduga tempat hiburan malam, hotel sering dijadikan lokasi terjadinya transaksi seks. Seperti Istana Hotel, disebut sebagai hotel yang dijadikan..
Penulis: Dedy Kurniawan | Editor: Muhammad Tazli
Laporan Wartawan Tribun Medan / Dedy Kurniawan
TRIBUN-MEDAN.COM, MEDAN - Diduga tempat hiburan malam, hotel sering dijadikan lokasi terjadinya transaksi seks. Seperti Istana Hotel, disebut sebagai hotel yang dijadikan lokasi mesum, Polsek Medan Kota akhirnya melakukan penggerebekan terhadap Istana Hotel yang berada di Jalan Juanda, Medan, Minggu (18/10/2015) dini hari.
Penggrebekan ini, diketahui dalam rangka menindak penyakit masyarakat. Wakapolsek Medan Kota, AKP Torang Niari Sinaga, mengatakan bahwa dalam penggrebekan di Istana Hotel, petugas memboyong 5 pasangan mesum ke Mapolsekta Medan Kota, dua orang wanita di antaranya merupakan anak di bawah umur.
"Penggrebekan Istana Hotel karena kita mendapat informasi, jika lokasi itu sering dijadikan sebagai lokasi mesum oleh pasangan muda-mudi," sebut Wakapolsek bermarga Sinaga tersebut
Di mapolsek, para pelaku yang diamankan diminta untuk memanggil keluarga dan oragtua masing-masing. Usai memanggil orang tua/wali kesepuluh muda-mudi itu kemudian dipulangkan usai membuat surat perjanjian bahwa mereka tidak akan mengulangi perbuatan itu lagi.
"Ada 10 orang yang kita amankan. 2 orang wanita di antaranya bahkan masih di bawah umur. Semua pasangan adalah warga sipil yang bukan suami istri," lanjut Niari.
Kesepeluh pelaku dibenarkan pulang setelah diberi pengarahan dan membuat surat perjanjian tidak mengulangi kesalahan yang sama.
"Ya, mereka kita pulangkan setelah dijemput oleh orang tua/wali. Mereka juga membuat surat perjanjian bahwa mereka tidak akan mengulang perbuatannya lagi," tambah Niari.
Disinggung soal sanksi yang akan diberikan kepada pihak Hotel, Niari menyebut bahwa pihaknya mengaku telah memanggil pihak hotel dan memberikan peringatan.
Ke depan, pihak Istana Hotel agar dapat memeriksa para tamu lebih intensif. Dan memiliki daftar tamu jelas. Agar memydau semua pihak terkait bila terji sesuatu yang tidak diinginkan.
"Kita telah berikan peringatan, agar ke depan pihak hotel lebih serius untuk memeriksa para tamu, apakah mereka pasangan suami istri atau tidak," pungkasnya Niari. (cr3/tribun-medan.com)