Telkomsel Terus Sosialisasikan Pendaftaran Simcard

Telkomsel telah melakukan sosialisasi dengan beberapa mitra Authorized distributor dengan memasukkan klausul-klausul baru kewajiban sesuai dengan..

Laporan Wartawan Tribun Medan/Ayu Prasandi

TRIBUN-MEDAN.com, Medan - Telkomsel telah melakukan sosialisasi dengan beberapa mitra Authorized distributor dengan memasukkan klausul-klausul baru kewajiban sesuai dengan kesepakatan antara Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) bersama operator dan Badan Regulasi Telekomunikasi Indonesia (BRTI) tentang penertiban pendaftaran kartu SIM baru untuk telepon seluler pada tanggal 15 Desember 2015 mendatang.

Hal tersebut dikatakan, Head of Corporate Communication Sumatera Division Telkomsel, Hadi Sucipto, Minggu (18/10) kepada Tribun. Ia menuturkan, Telkomsel juga terus mensosialisasikan kebijakan tersebut baik di pusat maupun di daerah melalui fungsi sales, channel distribusi, dan pelayanan.

“Secara umum tidak banyak perubahan dalam tata niaga Simcard, namun Telkomsel membuka mekanisme pendaftaran outlet via UMB dan memberikan ID Penjual atau outlet secara bertahap hingga penjual akhir, untuk memungkinkan fungsi ketelusuran sesuai tujuan pemerintah,” ujarnya.

Ia mengungkapkan, sebagaimana dalam perjanjian kerjasama penjualan dan distribusi produk Telkomsel antara Telkomsel dengan dealer telah termuat adanya kewajiban penjual untuk melaksanakan proses registrasi sesuai ketentuan yang disepakati, dan dalam hal ditemui ada ketidaksesuaian data atau mekanisme prosedur, maka Telkomsel memungkinkan penjelasan atau klarifikasi dari penjual.

“Peraturan baru ini dibuat dalam rangka peningkatan kualitas proses registrasi pelanggan prabayar. Sebagai operator seluler nomor satu di Indonesia dengan lebih dari 149 juta pelanggan, Telkomsel mendukung penuh langkah pemerintah untuk pelaksanaan peraturan ini, dan akan selalu patuh terhadap ketentuan yang ditetapkan oleh pemerintah dan regulator,” ungkapnya.

Ia menjelaskan, sebagai perusahaan yang menerapkan Good Corporate Governance, Telkomsel akan selalu melakukan penyesuaian terhadap policy atau peraturan dan ketentuan yang berlaku dari pemerintah, dengan tetap menjaga aspek-aspek yang mempengaruhi keberlangsungan bisnis.

“Telkomsel juga terus berupaya untuk meningkatkan produk dan layanan yang ditawarkan demi kepuasan dan kenyamanan para pelanggan setianya dan mengusulkan kepada pemerintah untuk membuat kebijakan regulasi pendukung untuk mengurangi penyalahgunaan layanan telekomunikasi melalui SMS. Selain itu kami juga memiliki SMS filtering sebagai upaya untuk mencegah SMS spamming ,” jelasnya. (pra/tribun-medan.com)

Penulis: Ayu Prasandi
Editor: Muhammad Tazli
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved