Angkot Faktor Pertama Penyebab Kemacetan di Binjai-Medan
Arus lalu lintas di Jalan Medan-Binjai tepatnya mulai dari kilometer (KM) 10 hingga KM 8,5 Kampung Lalang Medan terpantau padat
Penulis: Ayu Prasandi |
Laporan Wartawan Tribun Medan / Ayu Prasandi
TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Arus lalu lintas di Jalan Medan-Binjai tepatnya mulai dari kilometer (KM) 10 hingga KM 8,5 Kampung Lalang Medan terpantau padat.
Kepadatan terjadi di kedua arah yaitu dari Medan menuju Binjai dan sebaliknya. Pantauan www.tribun-medan.com, Sabtu (24/10/2015) kemacetan terjadi karena didominasi pengendara sepeda motor diikuti dengan banyaknya volume angkutan kota (angkot) dan beberapa truk. Alhasil kemacetan tak bisa dihindari dan mengular sepanjang 1 kilometer.
Kemacetan yang terjadi di Kilometer 10 ini bukan hanya banyaknya volume kendaraan sepeda motor. Melainkan karena pengendara angkut dengan seenaknya saja berhenti untuk menurunkan penumpang. Selain itu juga faktor jalan berlubang juga penyebab kemacetan di KM 10 ini.
Hujan yang turun sejak Sabtu dini hari hingga Sabtu Pagi juga menyebabkan kepadatan terjadi. Tak adanya alternatif jalan, membuat sejumlah pengendara terpaksa melalui jalanan macet tersebut.
Tampak beberapa personil kepolisian dan dinas perhubungan di kawasan tersebut, namun tetap tak membuat arus lalu lintas lancar.
Kesemrawutan arus lalu lintas di kawasan Kampung Lalang memang menjadi pemandangan sehari-hari. Hampir setiap jamnya kemacetan selalu terjadi.
(pra/tribun-medan.com)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/macet-di-kp-lalang-tribun-medancom_20151024_093507.jpg)