Bangkit Sitepu Tak Kunjung Mundur Imbas Hanura Belum Ajukan PAW

"Partainya belum ngajukan PAW ke kami. Kalau dia (Bangkit) sudah secara pribadi. Partainya lah yang harus menyurati kita,"

Bangkit Sitepu Tak Kunjung Mundur Imbas Hanura Belum Ajukan PAW
Facebook
Anggota DPRD Medan Bangkit Sitepu 

Laporan Wartawan Tribun Medan / Abul Muamar

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Masih menjabatnya Bangkit Sitepu sebagai anggota DPRD Medan disinyalir karena partainya, Partai Hanura, hingga kini belum mengajukan surat pergantian antarwaktu (PAW) ke Sekretariat DPRD Medan.

"Partainya belum ngajukan PAW ke kami. Kalau dia (Bangkit) sudah secara pribadi. Partainya lah yang harus menyurati kita," ujar Sekretaris DPRD Medan, Azwarlin Nasution, saat ditemui di ruangannya, Rabu (4/11/2015).

Dikatakan Azwarlin, pihaknya tidak dapat memberhentikan seorang anggota dewan dalam kasus ini. Ia bilang, pengangkatan dan pemberhentian seorang anggota dewan dilakukan oleh gubernur.

"Artinya gini, supaya kau jangan salah tafsir, anggota dewan itu diangkat dengan SK gubernur. Artinya, ketika diberhentikan, juga pengundurannya dari SK gubernur. Bukan kami. Kami tidak bisa memberhentikan tanpa ada surat dari partainya. Dan finalisasinya setelah keluar SK dari gubernur," ujar Azwarlin dengan nada meninggi.

Menurut Azwarlin, biasanya, dalam kasus seperti ini, anggota partai politik yang akan menggantikan anggota dewan yang akan di-PAW yang akan datang mengantarkan surat pengunduran.

"Biasanya orang yang mau menggantikan yang ngejar-ngejar. Kalau mau jelas, tanya sama KPU-nya, kenapa itu tidak dikejar," ujarnya.

Kenapa Sekretariat DPRD Medan tidak menjemput surat dari Partai Hanura untuk PAW Bangkit Sitepu?

"Kami gak punya kepentingan di situ. Kami hanya pelaksana administrasi. Kalau datang persyaratannya kami laksanakan. Kalau belum kami terima SK-nya, berarti dia (Bangkit) masih sama kami," ujar Azwarlin, seraya menyarankan wartawan agar bertanya ke Ketua DPRD Medan, Henry Jhon Hutagalung, menyangkut masalah ini.

Seperti diketahui, meski merupakan politisi Partai Hanura, Bangkit Sitepu maju jadi calon Bupati Karo bukan dari partainya, melainkan dari jalur independen.

Sebelumnya, Komisioner KPU Sumut, Benget Silitonga, mengatakan, seorang anggota dewan harus sudah resmi mengundurkan diri paling lama 60 hari sejak ditetapkan sebagai calon kepala daerah oleh KPU tempat ia mencalonkan.

"Tapi saya gak tahu di KPU Karo sudah diserahkan atau belum. Tapi 60 hari itu sudah lewat sebetulnya," ujarnya.

Bangkit Sitepu sendiri telah resmi ditetapkan sebagai calon Bupati Karo, sesuai dengan Surat Keputusan KPU Karo Nomor 291 KPTS/KPU Kab/PB/VII/2015 tertanggal 24 Agustus 2015. Ia maju melalui jalur perseorangan, dengan menggandeng Simon Sembiring sebagai calon wakilnya.

(amr/tribun-medan.com)

Penulis:
Editor: Randy P.F Hutagaol
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved