Breaking News:

Pengadilan Negeri Lubukpakam: Tugas Kami di Kasus Hamzah Sudah Selesai

“Kenapa enggak juga dieksekusi, tanya ke Kejaksaan saja. Karena mereka itu eksekutornya,” kata Halida.

Penulis: Indra Gunawan | Editor: Liston Damanik

Laporan Wartawan Tribun Medan/Indra Gunawan Sipahutar

TRIBUN-MEDAN.com, LUBUKPAKAM - Pengadilan Negeri Lubukpakam membantah sengaja mengabaikan putusan terhadap terpidana Hadisyam Hamzah, mantan Camat Percut Seituan yang dihukum 2 tahun penjara dan denda Rp 50 juta dengan subsider 6 bulan kurungan oleh Mahkamah Agung.

Humas Pengadilan Negeri Lubukpakam, Halida Rahardini yang dihubungi Rabu, (4/11/2015) menyebut kalau tugas mereka dalam persoalan ini sudah selesai. Hal ini lantaran salinan putusan telah diberikan ke Kejaksaan beberapa waktu lalu.

“Jadi setelah saya cek ke Pansek ternyata sudah dilaksanakan kok. Salinan putusan sudah dikirim oleh Juru Sita, Pak Murtiono, ke Kejaksaan beberapa minggu lalu,” ujar Halida.

Ia menyebut kalau relas-nya (pemberitahuan dari Kejaksaan) belum ada diterima Aristo Prima (panitera muda pidana). Menurutnya, karena sudah mereka laksanakan berarti sudah selesailah tugas mereka.

“Kenapa enggak juga dieksekusi, tanya ke Kejaksaan saja. Karena mereka itu eksekutornya,” kata Halida.

Namun sayang ketika ditanyai waktu pastinya mengenai pengiriman salinan putusan ke Kejaksaan Halida tidak bisa menyebutkannya. (dra/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved