Hari Pahlawan

Upacara di Dalam Sungai Deli Mengenang Sejarah Perjuangan

Pemerintah Kota Medan dan warga Kampur Aur seharus tetap mengenang sejarah bahwa Sungai Deli dahulu digunakan Belanda sebagai alat transportasi.

Tribun Medan/ Jefri Susetio
Warga Kampung Aur memperingati Hari Pahlawan di Sungai Deli, Medan, Selasa (10/11/2015). 

Laporan Wartawan Tribun Medan/ Jefri Susetio

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Puluhan warga Kampung Aur bersama mahasiswa dan Srikandi Pemuda Pancasila menggelar upacara memperingati Hari Pahlawan di Sungai Deli, Medan Maimun, Selasa (10/11/2015).

Berdasarkan pengamatan Twww.tribun-medan.com, peserta upacara terdiri dari anak-anak dan mahasiswa. Adapula, peserta upacara dari pemuda yang tinggal di seputaran Kampung Aur.

Tidak hanya itu, pertama kali, warga Kampung Aur memberikan kesempatan pembina upacara dari perwakilan perempuan, Khairani Muchtar. Perempuan yang menjabat sebagai Ketua Srikandi Pemuda Pancasila Medan Maimun menyatakan bahwa kebersihan Sungai Deli harus diperhatikan.

"Saya baru pertama kali jadi pembina upacara. Saya senang dapat berkumpul bersama anak-anak Lascar Bocah Sungai Deli dan masyarakat. Memang terasa dingin namun demi memperhatikan Sungai Deli kami bersedia untuk upacara di dalam sungai," ujarnya saat ditemui selepas upacara.

Dia menambahkan, Pemerintah Kota Medan dan warga Kampur Aur seharus tetap mengenang sejarah bahwa Sungai Deli dahulu digunakan Belanda sebagai alat transportasi. Karena itu, semua pihak jangan melupakan sejarah.

"Setelah ini kita harus membersihkan Sungai Deli. Jangan pernah melupakan bahwa pada masa penjajahan Belanda sungai ini dijadikan sebagai jalur utama," katanya.

(tio/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved