Piala Jenderal Sudirman
Respons Tragedi Paris, Bek PS TNI Ini Minta Ada Hening Cipta di Piala Jenderal Sudirman
Hening cipta dianggap sebagai bentuk simpati dan kepedulian terhadap korban tragedi berdarah di Paris, Perancis
Penulis: Ilham Fazrir Harahap | Editor: Randy P.F Hutagaol
Laporan Wartawan Tribun Medan / Ilham Fazrir Harahap
TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Ratusan nyawa melayang akibat teror penembakan dan pengebomam yang terjadi di Paris, Perancis beberapa waktu lalu. Kejadian itu membuat simpatisan pesepak bola di tanah air Indonesia.
Bek kiri PS TNI, Syaiful Ramadhan berharap panitia penyelenggara Piala Jenderal Sudirman perlu mengharuskan adanya hening cipta sejenak sebelum laga di turnamen itu. Hening cipta dianggap sebagai bentuk simpati dan kepedulian terhadap korban tragedi berdarah di Paris, Perancis
"Menurut saya hening cipta sejenak perlu dilakukan itu di Piala Sudirman. Karena untuk menunjukkan sikap respect kita terhadap mereka. Tapi ya saya nggak tahu nanti panitianya buat apa nggak," ujarnya, Selasa (17/11/2015).
Syaiful sangat menyanyangkan dengan kejadian yang banyak menimbulkan korban tersebut. Apalagi kejadian tersebut terjadi saat pertandingan Perancis kontra Jerman yang berlangsung di Stadion Stade De France, Jumat (13/11/2015) lalu.
"Sangat menyesalkan lah dengan kejadian itu. Masa tempat sarana olahraga dibom juga. Kalau begini terus orang-orang bisa takut datang ke stadion untuk nonton bola," kata mantan pemain Bintang Jaya Asahan itu.
Ia berharap dengan kejadian itu menjadi peristiwa yang terakhir kalinya. "Mudah-mudahan jangan sampai terjadi lagi, masyarakat butuh kenyamanan. Apalagi teror masuk ke sepakbola," tandasnya.
(cr1/tribun-medan.com)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/syaiful-ramadhan-bek-kiri-ps-tni_20151117_110256.jpg)