Breaking News:

Hari Guru

Peringati Hari Guru, Ramadhan Cerita Tragedi Nagasaki dan Hiroshima

Saat memperingati hari guru di sekolah Parulian I Medan, Ramadhan Pohan yang diundang sebagai tokoh masyarakat menceritakan

Editor: akb lama
Tribun Medan / Joseph
Ramadhan Pohan saat merayakan hari guru di sekolah Parulian I Medan, Rabu (25/11/2015). 

Laporan Wartawan Tribun Medan / Joseph Ginting

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Saat memperingati hari guru di sekolah Parulian I Medan, Ramadhan Pohan yang diundang sebagai tokoh masyarakat menceritakan kisah pendek tentang pentingnya guru usai tragedi pemboman Kota Nagasaki dan Hiroshima pada upacara Hari Guru, Rabu (25/11/2015).

"Ketika Hirosima dan Nagasaki dibom hingga menewaskan ratusan ribu orang. Usai tragedi itu Kaisar Hirohito bertanya kepada menterinya, berapa jumlah guru yang selamat dari tragedi itu?," katanya.

Kaisar Jepang ingin tahu berapa jumlah guru yang selamat karena peran guru sangat penting dalam membangun Negara. Terlebih dalam situasi darurat seperti itu, guru lah yang bisa membangkitkan Jepang dari keterpurukannya.

Dalam pidatonya di hadapan ribuan murid sekolah, dia juga mengucapkan selamat hari guru. Dan berpesan agar guru tetap semangat dalam mengabdi kepada bangsa dan Negara.

"Jika kalian sudah menjadi orang sukses. Jangan lupa dengan guru kalian. Temui dia, semoga dia masih sehat .
Saya juga masih bertemu dengan guru SD saya dulu," ujarnya kepada murid yang ada di lapangan upacara.

Menurutnya, sebagai bentuk penghormatan kepada guru. Tingkat kesejahteraan guru juga perlu ditingkatkan. Tingkat kesejahteraan juga akan memperngaruhi mutu pendidikan di Indonesia.

"Ke depan gaji guru baiknya ditingkatkan. Sekedar ilustrasi, di luar negeri gaji guru tinggi. Gaji tinggi karena tanggung jawab guru juga tinggi. Mari kita sampaikan terimakasih yang tak terhingga kepada guru-guru kita," ujarnya.

Usai upacara hari guru tersebut. Ketua Yayasan Sekolah Parulian I Medan, Sopar Siburian mengajak Ramadhan untuk bersalaman dengan murid yang hadir. Mereka juga memotong kue ulang tahun untuk memperingati hari guru

(*wes/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved