Penjual Sabu di Komplek TNI Ternyata Anak Pensiunan Tentara

"Saya punya sampingan jualan. Kalau enggak begini, darimana uang sekolah anak saya?" katanya sambil menangis.

Tayang:
Tribun Medan/Array A Argus
Tersangka Neli Mayanti (baju kaos hitam) pengedar sabu, di Mako Deninteldam I/BB, Kamis (26/11/2015). 

Laporan Wartawan Tribun Medan / Array A Argus

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Enam orang tersangka penjual dan pemakai sabu yang diamankan petugas Detasemen Intelijen Komando Daerah Militer I/Bukit Barisan dan Komando Distrik Militer 0201/BS hingga kini masih ditahan di Makodam Deninteldam I/BB Jl Beringin, Helvetia. Satu diantara penjual sabu adalah Neli Mayanti (43), janda empat orang anak.

Setelah didata petugas intel, diketahui bahwa Neli adalah anak pensiunan tentara. Ia anak dari almarhum Kapten Purnawirawan Abdul Rais BN.

Saat diwawancarai tribun-medan.com, Neli mengaku sudah bertahun-tahun tinggal di Komplek TNI Abdul Hamid. Setelah orangtuanya meninggal, rumah dinas itu ditempatinya bersama empat orang anaknya.

"Bapak saya dulu tentara. Sekarang sudah meninggal. Jadi rumah dinas itu saya yang tempati," kata Neli terisak-isak, Kamis (26/11/2015) siang.

Ia mengatakan, sejak orangtuanya meninggal, dirinya pun tak kunjung mendapatkan pekerjaan. Selama ini, kata Neli, ia kerap menjual keperluan rumahtangga seperti minyak, bedak, dan lainnya.

"Saya punya sampingan jualan. Kalau enggak begini, darimana uang sekolah anak saya?" katanya sambil menangis.

Ditanya tentang keberadaan suaminya, wanita bertubuh kecil ini bungkam. (ray/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved