Disperindag Medan Tidak Mengetahui Kenaikan Harga Semen

Kabid Perdagangan Disperindag Medan, Irvan mengatakan, pihaknya belum mengetahui riak-riak kenaikan harga semen. Ketika mendapat kabar

Editor: akb lama
www.shutterstock.com
Ilustrasi 

Laporan Wartawan Tribun Medan / Ryan Achdiral Juskal

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Kabid Perdagangan Disperindag Medan, Irvan mengatakan, pihaknya belum mengetahui riak-riak kenaikan harga semen. Ketika mendapat kabar dari Tribun Medan, ia berencana akan mengkoordinasikan hal ini dengan pengusaha-pengusaha material bangunan.

"Kita baru dapat kabar ini, selama ini kan belum ada riak-riaknya. Ya kita tidak bisa menstabilkan harga ini. Akan tetapi kita akan mencoba untuk menghimbau agar harga bisa stabil. Kita akan coba mengoordinasikan ini," katanya Jumat (4/12/2015).

Dijelaskannya, Disperindag tidak mempunyai hak untuk mengatur harga material bangunan. Sebab, bahan-bahan itu bukan kebutuhan pokok masyarakat. Pihaknya hanya melakukan pengecekan tiga bulan sekali untuk harga bahan material.

"Kita hanya sekali tiga bulan dapat laporan itu, kita memantau tapi memang baru ini tahu kalau harga semen mengalami kenaikan, tapi nanti kita ceklah," ungkapnya.

Saat ini, bahan bangunan semen mulai langka di Kota Medan. Kelangkaan ini pun berdampak pada kenaikan harga semen.

Harga semen saat ini mengalami fluktuatif. Naik turun harga semen tidak bisa diperkirakan pedagang.

(raj/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved