Semen Mulai Langka di Medan, Kenaikan Harga Capai Rp 11 Ribu

Saat ini, bahan bangunan semen mulai langka di Kota Medan. Kelangkaan ini pun berdampak pada kenaikan harga semen. Pemilik Panglong

Editor: akb lama
www.shutterstock.com
Ilustrasi 

Laporan Wartawan Tribun Medan / Ryan Achdiral Juskal

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Saat ini, bahan bangunan semen mulai langka di Kota Medan. Kelangkaan ini pun berdampak pada kenaikan harga semen. Pemilik Panglong Pasar III Tembung, Yusuf mengatakan, harga semen saat ini fluktuatif. Naik turun harga semen tidak bisa diperkirakan pedagang.

Dijelaskannya, saat ia mengambil semen ke distributor, harga kerap tidak sama. Bahkan kenaikan yang cukuo tinggi terjadi saat ini. Pada umumnya ia menjual harga Semen per sak hanya Rp 49 ribu. Akan tetapi, kini harga semen per sak mencapai Rp 60 ribu.

"Iya ini naik kali harganya, sekarang ini gak tentu juga. Karena memang beda-beda harga yang datang dari distributor. Saya menjual per sak Rp 55 ribu, ada yang Rp 60 ribu juga, jadi gak menentu," katanya Jumat (4/12/2015).

Dijelaskannya, kenaikan harga ini sudah terjadi satu minggu belakangan. Menurutnya, naiknya harga semen diakibatkan langkanya pasokan semen yang datang dari distributor.

"Sudah langka semen ini memang, saya juga gak tahu apa penyebab pastinya. Tapi memang sekarang seperti Semen Padang yang biasa ada stoknya, saat ini sudah tak ada lagi, kosong barang," ungkapnya.

(raj/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved