Breaking News:

Pilkada Simalungun

KPUD Simalungun Akan Tambah Anggaran Rp12 M

Pelaksanaan event pilkada mendatang di Simalungun harus dilakukan secara cermat. Menilik jumlah anggaran yang dibutuhkan tidak sedikit.

Tribun Medan/ Array Anarcho
Ketua KPUD Simalungun, Adelbert Damanik saat memberikan keterangan sekaitan dengan sengketa Pilkada di Simalungun, Rabu (16/12/2015). 

Laporan Wartawan Tribun Medan / Array A Argus

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Penundaan pemilihan kepala daerah di Simalungun berbuntut pada pemborosan anggaran keuangan negara. Buktinya, karena penundaan ini, pihak Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Simalungun terpaksa menambah beban anggaran untuk pilkada ulang mendatang.

Ketua KPUD Simalungun, Adelbert Damanik mengatakan, pihaknya sudah berkoordinasi dengan KPU RI. Pada pelaksanaan pilkada ulang nanti, KPUD Simalungun membutuhkan anggaran lebih dari Rp 8 miliar.

"Ada (penambahan anggaran). Sudah kita ajukan. Untuk awal itu saja, satu hari hampir Rp 8 miliar. Tapi kan nanti ada proses lain. Mungkin lebih dari Rp 8 miliarlah. Taksiran (tambahan anggaran) berkisar Rp12 miliar," ungkap Adelbert, Rabu (16/12/2015) siang.

Adelbert bilang pelaksanaan event pilkada mendatang di Simalungun harus dilakukan secara cermat. Menilik jumlah anggaran yang dibutuhkan tidak sedikit.

"Kita kan sudah saling koordinasi (dengan KPU RI). Pastinya ada lah nanti penambahan anggaran," katanya.

Dalam sidang gugatan ini, Adelbert mengaku KPUD Simalungun menjawab gugatan calon Bupati Simalungun JR Saragih dengan fakta hukum yang ada.

Ia menegaskan pencoretan nama JR Saragih dan pasangannya Amran Sinaga sudah dilakukan sesuai prosedur dan berdasarkan undang-undang yang berlaku.

"Kami menceritakan fakta hukumnya saja. Kami kan melaksanakan undang-undang. Apa yang sudah ditetapkan, kami laksanakan. Kalau ada yang keberatan wajar, kan," katanya mengakhiri.

(ray/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved