Hari Ibu
Gelandang PSMS Medan Ini Unggahkan Doa Syukur untuk Sang Bunda
"Ibu di mata saya adalah sosok perempuan yang berperan besar dalam kokohnya sebuah keluarga dan lingkungan,"
Penulis: Ilham Fazrir Harahap | Editor: Randy P.F Hutagaol
Laporan Wartawan Tribun Medan / Ilham Fazrir Harahap
TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Tri Hardiansyah, gelandang PSMS Medan mengaku ibunya merupakan sosok paling inspiratif baginya. Bahkan kariernya di dunia si kulit bundar, disebutnya tak terlepas dari arahan ibu tercinta. Tak ayal, di momen Hari Ibu yang jatuh pada 22 Desember, ia mengunggah doa syukur untuk ibunya.
Sosok Ibu merupakan perempuan yang berjasa bagi hidupnya dan keluarganya. Tanpa Ibu, ia merasa ada yang kurang untuk memberinya semangat dalam meniti karirnya sebagai pesepakbola.
"Ibu di mata saya adalah sosok perempuan yang berperan besar dalam kokohnya sebuah keluarga dan lingkungan. Tidak ada satupun orang besar yang tidak didukung dengan doa tulus dari seorang Ibu," ujarnya saat berbincang dengan www.tribun-medan.com, Selasa (22/12/2015).
Mantan pemain Bintang Jaya Asahan itu selalu ingat dengan kata-kata motivasi Ibunya. Apalagi Ibunya selalu mendukung ia bermain sepak bola.
"Ibu saya selalu dukung saya main bola, engggak pernah yang aneh-aneh kok. Kata-kata motivasi dia juga kadang menjadi penyemangatku dalam sepak bola ini," kata lelaki yang lahir 17 Agustus 1993 itu.
Ia berharap Ibunya terus memberikan doa kepadanya. Sebaliknya ia pun akan membahagiakan Ibunya kelak.
Semoga di hari Ibu ini, Ibu dipanjangkan umurnya. Senantiasa memberi kasih sayangnya kepada keluarga, tidak bosan-bosannya memberikan dukungan dan doa buat saya. Saya akan bahagiakan Ibu saya," pungkasnya.
(cr1/tribun-medan.com)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/tri-hardiansyah_20151222_175441.jpg)