Preman Ini Curhat ke Polisi Buat Tato Nama Ibunya karena Sayang

Satu dari delapan pemuda mabuk yang diamankan di depan RS Elisabeth mengocok perut anggota Tim Elang Polrestabes Semarang.

Editor: Muhammad Tazli
Tribun Jateng/Muh Radlis
Pemuda asal Genuk Krajan menunjukkan rajah atas namanya dan nama ibunya ke anggota Tim Elang Polrestabes Semarang, Minggu (27/12/2015) dini hari. 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Muh Radlis

TRIBUN-MEDAN.com, SEMARANG - Satu dari delapan pemuda mabuk yang diamankan di depan RS Elisabeth mengocok perut anggota Tim Elang Polrestabes Semarang.

Ketika diminta membuka baju di lapangan Polrestabes Semarang, pria bernama Imam itu lantang mengatakan memiliki rajah nama ibunya di dada. Di dada pria yang tinggal di Genuk Krajan, Kecamatan Candisari itu tertulis Ninda.

"Ini tato nama ibu saya. Imam nama saya," kata Imam bangga kepada anggota Tim Elang Polrestabes Semarang, Jawa Tengah, Minggu (27/12/2015) dini hari.

Tanpa disuruh Imam menjelaskan merajah dadanya dengan tulisan nama ibunya. Ia bersama delapan temannya sempat tawuran dan satu di antara mereka tak sadarkan diri di IGD RS Elisabeth Semarang.

"Saya sayang sama ibu, makanya saya tato namanya di dada saya," kata Imam yang masih sempoyongan karena di bawah pengaruh minuman keras.

Sumber: Tribunnews
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved