Pemko Medan Tak Bikin Pesta Kembang Api

Pesta kembang api ditiadakan untuk menciptakan perayaan tahun baru yang bersifat spiritual.

Pemko Medan Tak Bikin Pesta Kembang Api
Int
Ilustrasi

Laporan Wartawan Tribun Medan / Abul Muamar

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Untuk kali kedua secara beruntun, malam tahun baru di Kota Medan, yang selama ini dipusatkan di Lapangan Merdeka, tidak akan dimeriahkan dengan pesta kembang api oleh Pemerintah Kota (Pemko) Medan.

Secara mendadak, Pemko Medan membatalkan pesta rakyat akhir tahun tersebut dan menggantinya dengan zikir dan doa akbar bersama, yang dibuka untuk seluruh warga Kota Medan dari seluruh kalangan dan golongan.

Pelaksana Tugas Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Medan, Hasan Basri mengatakan, pesta kembang api ditiadakan untuk menciptakan perayaan tahun baru yang bersifat spiritual.

Sedangkan nomenklatur dalam APBD 2015 yang mencantumkan adanya pesta kembang api dengan anggaran Rp 600 juta, kata Hasan, belum sempat dilelang.

"Dipakai jadi Rp200 jutaan (rupiah) ke bawah lah untuk dzikir akbar dan doa," kata Hasan, Rabu (30/12/2015).

Hasan bilang, Pemko Medan pada malam pergantian tahun kali ini tidak menyediakan hiburan apapun yang bersifat seremonial.

"Insya Allah, tidak mengecewakan. Kalau pun masyarakat mau hiburan, pusat-pusat hiburan di Medan, kan, banyak. Tidak harus disediakan terkonsentrasi di satu titik. Ada taman-taman, ada KTV, ada mal. Ada mungkin yang membuat perayaan kecil-kecilan dengan kawan-kawannya," kata Hasan.

Sedangkan dzikir akbar yang akan dibuat nantinya tidak hanya untuk umat muslim, melainkan seluruh masyarakat Kota Medan, karena doanya akan dipimpin oleh lima pemimpin dari agama yang ada.

"Rundown-nya masih on schedule. Kalau dari pejabat, ya, makan malam dulu. Setelah itu,sekitar pukul 9, dzikir dimulai. Setelah itu, ada speech dari pejabat-pejabat. Setelah itu ada tausyiah dan doa bersama dipimpin oleh pemuka agama dari lima agama," ujar Hasan, seraya menambahkan, masyarakat diharapkan datang lebih awal ke Lapangan Merdeka demi mengurangi kemacetan di jalan.

"Karena nanti juga ada jatah makan malam untuk semua massa yang hadir," katanya. (amr/tribun-medan.com)

Penulis:
Editor: Liston Damanik
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved