Baca Edisi Cetak Tribun Medan

Subhilhar Tak Ingin Buru-buru

Empat orang sudah mendaftar sebagai Balon Rektor USU.

Subhilhar Tak Ingin Buru-buru
Tribun Medan / Ammar
Penjabat Rektor USU, Prof Subhilhar. 

Medan, Tribun - Tiga orang mendaftar sebagai bakal calon (balon) Rektor Universitas Sumatera Utara (USU) pada hari kedua pendaftaran, Selasa (29/12). Sedangkan, Penjabat Rektor USU Profesor Subhilhar tak ingin buru- buru mendaftar.

Adapun tiga orang yang mendaftar, kemarin adalah Ketua Program Studi Etnomusikologi Fakultas Ilmu Budaya USU Drs Muhammad Takari M Hum PhD, Tumpal Victor SH M Hum, dan Dr T H Siregar dari Balit (Badan Penelitian) Karet Sei Putih.

Tambahan tiga pendaftar ini, maka jumlah bakal calon Rektor USU jadi empat. Sebab, sehari sebelumnya, Dekan Fakultas Hukum USU Profesor Runtung Sitepu sudah mengambil formulir sebagai bakal calon Rektor USU.

Namun, satu di antara mereka, yakni Tumpal Victor SH M Hum, tidak memenuhi syarat. Sebab, ia tidak memiliki ijazah S3, atau hanya bergelar master.

Meski demikian, Panitia Penjaringan dan Penyaringan Calon Rektor (P3CR) USU tidak lantas mencoretnya. "Biarin saja lah. Tadi sudah kami bilang, minimal harus S3. Tapi, dia tetap pede. Ya, sudah lah. Ini tetap kita terima dulu. Nanti kan diseleksi lagi," ujar Sekretaris P3CR USU Luhut Sihombing di ruang Majelis Wali Amanat (MWA) USU di lantai III Gedung Biro Rektor.

Pendaftar dari luar USU ini memang di luar dugaan. Sedangkan nama-nama yang digadang-gadang akan menjadi kandidat kuat calon Rektor USU, seperti Pembantu Rektor I USU Zulkifli Nasution, dan Penjabat Rektor USU Profesor Subhilhar belum ada tanda-tanda untuk mendaftar. Keduanya terpantau beraktivitas seperti biasa di ruangannya.
Zulkifli saat hendak ditemui di ruangannya, mengaku sibuk. Ia kemudian membalas singkat SMS Tribun saat ditanya kapan mendaftar. "Belum," katanya.

Sedangkan Subhilhar belum mau memberi kepastian. Ia mengaku, lebih fokus pada persiapan diri.

"Ya, belum lah. Kenapa rupanya? Saya gak pake hari ke berapa. Kita lihat aja nanti. Saya persiapkan dulu program saya," ujarnya.

Apa yang Anda tunggu sehingga belum juga mendaftar? "Apa rupanya sehingga harus tergesa-gesa. Saya harus menulis program kerja. Saya sedang menyiapkan apa yang harus dikerjakan lima tahun ke depan. Ini saya mau download dulu form pendaftarannya untuk melihat apa aja yang harus disiapkan. Entah perlu SKCK, surat dari pengadilan, atau apalah, supaya tidak bolak-balik," katanya.

Meski belum mendaftar, namun Subhilhar memberi kepastian akan ikut persaingan calon rektor. Tapi, ia belum mau memberi tahu kapan mendaftar. Ia menambahkan, persiapannya tidak sekuat calon rektor yang lain.

Halaman
12
Editor: Liston Damanik
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved