Pilkada Siantar

Hakim Tolak Keluarkan Putusan Sela untuk Kasus Surfenov-Parlin

"Hakim tidak mau memberikan putusan sela. Padahal kami sudah minta secara lisa sebanyak tiga kali," katanya.

Hakim Tolak Keluarkan Putusan Sela untuk Kasus Surfenov-Parlin
Tribun Medan/ Joseph Ginting
Kuasa Hukum Komisi Pemilihan Umum Siantar, Marjoko. 

Laporan Wartawan Tribun Medan / Joseph Ginting

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Hakim Pengadilan Tata Usaha Negara Medan menolak memberikan putusan sela terhadap eksepsi perkara gugatan Surfenov-Parlin. Hakim akan memutuskan bersamaan dengan pokok perkara.

"Hakim tidak mau memberikan putusan sela. Padahal kami sudah minta secara lisa sebanyak tiga kali," kata pengacara hukum Komisi Pemilihan Umum Siantar, Marjoko, Senin (4/12/2016).

Pada eksepsi tersebut, Marjoko mengatakan bahwa PTUN tidak berwenang untuk menyidangkan perkara tersebut karena gugatan bukan objek final yang sesuai dengan undang-undang.

"PTUN tidak berwenang," katanya.

Menurutnya objek yang final adalag objek yang tidak lagi perlu mendapatkan persetujuan dan tidak lagi ada upaya hukum terhadap objek yang diterbitkan.

"Berita acara bukan objek final yang manjadi landasan SK 49 50 dan 51," katanya.

Menurutnya untuk bisa menggelar sidang ada syarat-syarat yang sebelumnya harus dipenuhi terlebih dahulu. (wes/tribun-medan.com)

Penulis:
Editor: Liston Damanik
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved