Tradisi Masyarakat Penyebab Tingginya Permintaan Ayam

Menurut Peternak Ayam, Hairul Bahri tingginya tingkat konsumsi di awal tahun, sudah menjadi kebiasaan masyarakat umum. Sebab, banyak masyarakat

Tradisi Masyarakat Penyebab Tingginya Permintaan Ayam
Tribun Medan / Feri
Pedagang Ayam Potong di Pasar Sukaramai, Jln AR Hakim Medan, Kamis (29/1/2015) 

Laporan Wartawan Tribun Medan / Ryan Achdiral Juskal

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Menurut Peternak Ayam, Hairul Bahri tingginya tingkat konsumsi di awal tahun, sudah menjadi kebiasaan masyarakat umum. Sebab, banyak masyarakat membuat perayaan kecil bersama keluarga dan kerabat.

"Memang sudah kebiasaan kan, seperti menjadi tradisi bagi masyarakat untuk buat acara, bakar-bakar ayam. Jadi permintaan meningkat," katanya Selasa (5/1/2016).

Selain itu, permintaan dari rumah makan juga mengalami kenaikan. Menurut, Hairul banyak juga keluarga yang ingin makan bersama di restauran. Maka dari itu, permintaan ayam potong dari rumah makan juga tinggi.

"Apalagi libur tahun baru kemarin kan panjang, jadi daging ayam sangat diminati. Banyak keluarga yang makan bersama di restauran," jelasnya.

Awal tahun baru, kebutuhan masyarakat tampak semakin tinggi. Hal itu, memberi keuntungan tersendiri bagi para peternak. Pada awal tahun baru ini, para peternak ayam mengalami panen pembeli.

(raj/tribun-medan.com)

Penulis: Ryan Achdiral Juskal
Editor: Sofyan Akbar
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved