Siswa SMA An Nizam Bawakan Kultum dalam Bahasa Arab dan Inggris

Kuliah tujuh menit (kultum) yang rutin diadakan setiap hari setelah salat berjamaah mulai dilakukan dengan beberapa pilihan bahasa.

Siswa SMA An Nizam Bawakan Kultum dalam Bahasa Arab dan Inggris
Tribun Medan/ Wiwi Deriana
Teater SMA An Nizam 

Laporan wartawan Tribun Medan/ Wiwi Deriana

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Sebagai Ketua Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS), Musaddad melakukan beberapa terobosan untuk meningkatkan kemampuan setiap siswa. Kuliah tujuh menit (kultum) yang rutin diadakan setiap hari setelah salat berjamaah mulai dilakukan dengan beberapa pilihan bahasa.

Sebelumnya, ia mengungkapkan setiap siswa membawakan kultum hanya menggunakan bahasa Indonesia. Namun, perlahan ia dan anggota OSIS lainnya mewajibkan penggunaan bahasa Inggris atau Arab dua kali dalam seminggu.

“Jadi Senin harus menggunakan Bahasa Inggris dan Kamis Bahasa Arab. Dengan ini setiap siswa akan belajar menggunakan bahasa asing. Selain itu, mereka juga akan terbiasa menggunakan bahasa tersebut,” ujarnya Rabu (6/1/2016).

Selain itu, OSIS membuat bank sampah yang menampung botol mineral. Jadi botol-botol dikumpulkan dan kemudian hasilnya dijual. Hasil penjualan dikatakannya digunakan sebagai kegiatan sosial untuk membantu masyarakat.

Musaddad mengungkapkan, sebagai ketua OSIS ia banyak belajar. Bagaimana bertanggung jawab serta mengatasi masalah. Ia yang dulunya pemalu dan mudah gugup perlahan mempunyai kepercayaan diri untuk berbicara di depan umum.

“Sekarang setiap ada masalah, saya tidak kebingungan lagi mengatasinya. Biasanya memang saya menerapkan sistem musyawarah dalam menyelesaikan suatu masalah. Dengan begitu, semua jadi sama-sama enak dan kerjanya lebih mudah,” katanya.

(der/tribun-medan.com)

Penulis:
Editor: Randy P.F Hutagaol
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved