Subhilhar Ingin Perbaiki Akreditasi USU

Dari 135 program studi di USU, baru 14 yang memiliki akreditasi A.

Subhilhar Ingin Perbaiki Akreditasi USU
Tribun Medan / Ammar
Penjabat Rektor USU, Prof Subhilhar. 

Laporan Wartawan Tribun Medan / Abul Muamar

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Bakal calon rektor Universitas Sumatera Utara (USU) periode 2016-2021, Prof Subhilhar menyatakan akan memperbaiki akreditasi program-program studi (prodi) di kampus USU jika nantinya terpilih.

Seperti diketahui, dari 135 prodi di USU, baru 14 yang memiliki akreditasi A.

"Kemarin itu waktu saya baru masuk (jadi Penjabat rektor) baru 9 persen. Sekarang sudah 11 persen. Saya harapkan jadi 16 prodi. Karena dari kementerian, tahun 2017, kampus PTNBH harus 80 persen prodinya berakreditasi A," ujarnya, ketika ditemui di ruangannya, Rabu (6/1/2015).

Namun, untuk mencapai target yang ditetapkan oleh Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi tersebut, Subhilhar tak yakin bisa.

"Saya yang sudah merasakan sebagai rektor, itu tidak realistis. Itu memerlukan banyak hal. Perbaikan fasilitas dan lain-lain. Siapapun yang duduk di sini gak akan mungkin dalam dua tahun bisa capai 80 persen itu," kata pria yang masih menjabat sebagai Penjabat Rektor USU ini.

Adapun hingga hari ini, tercatat sudah sepuluh orang yang mendaftarkan diri sebagai bakal calon rektor Universitas Sumatera Utara (USU).

Empat orang yang terakhir mendaftar adalah Prof. Dr. Ritha F Dalimunthe (Pempinan Inkubator Bisnis Cikal USU); Dr OK Saidin (Wakil Dekan III Hukum), SH, M Hum; Prof Dr Ir Rosdanelli Hsb MT (Guru Besar Fakultas Teknik USU); dan Prof Subhilhar (Penjabat Rektor USU).

Enam pendaftar yang lebih dulu adalah Prof Zulkifli Nasution (Wakil Rektor USU), DR Anbu Anbulagan (Dosen dari Universitas New South Wales), Prof Runtung Sitepu (Dekan Fakultas Hukum), Drs Muhammad Takari M Hum PhD (Kepala Prodi Etnomusikologi USU), Tumpal Victor SH M Hum, dan Dr Tumpal H Siregar (dari Balai Penelitian Karet Sei Putih).

Hingga kini, sudah dua pendaftar yang telah mengembalikan berkas formulir. Mereka adalah Prof Runtung Sitepu dan Dr Tumpal H Siregar. (amr/tribun-medan.com)

Penulis:
Editor: Liston Damanik
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved