Genangan Air dan Kualitas Aspal, Rosdanelli: Itu Penyebab Jalan Berlubang

Banyaknya jalan berlubang di Medan mendapat tanggapan dari Guru Besar Teknik Universitas Sumatera Utara (USU), Profesor Rosdanelli.

Genangan Air dan Kualitas Aspal, Rosdanelli: Itu Penyebab Jalan Berlubang
Tribun Medan / Nanda
Kondisi jalan berlubang di Jalan Timor, Jumat (8/1/2016). 

Laporan Wartawan Tribun Medan / Nanda F. Batubara

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Banyaknya jalan berlubang di Medan mendapat tanggapan dari Guru Besar Teknik Universitas Sumatera Utara (USU), Profesor Rosdanelli.

Rosdanelli mengatakan bahwa penyebab utama jalan berlubang adalah letak badan jalan yang lebih rendah dari saluran drainase sehingga menimbulkan genangan air ketika hujan turun.

Selain itu, Rosdanelli juga mengatakan bahwa kualitas aspal juga sangat mempengaruhi ketahanan jalan.

"Penyebab utama banyak jalan berlubang karena genangan air, karena saya lihat saluran drainase lebih tinggi dari permukaan jalan. Jadi waktu hujan, air tergenang lama. Dan satu lagi adalah kualitas aspal juga sangat mempengaruhi," ujarnya saat dikonfirmasi via seluler, Jumat (8/1/2016).

Rosdanelli mengatakan bahwa tonase kendaraan yang melintas juga harus disesuaikan. Sebab, menurutnya hal itu juga akan mempengaruhi kondisi jalan yang dilintasi.

"Seharusnya bobot kendaraan juga harus diatur yang melintas, kalau bobotnya melebihi juga bisa berpengaruh," ujarnya.

Rosdanelli juga mengkritisi langkah pemerintah dalam menggunakan sistem tambal sulam untuk memperbaiki bagian jalan yang berlubang. Menurutnya, sistem tersebut tidak efektif untuk mengatasi permasalahan jalan berlubang.

"Saya rasa sistem tambal sulam tidak efektif. Itu cuma lebih murah biayanya, tapi tidak tahan lama. Seharusnya jalan dibongkar dan dibangun lagi dengan menggunakan kualitas aspal yang baik dan menggunakan spesifikasi yang sesuai," imbuhnya.

Diberitakan sebelumnya, beberapa pengendara yang melintas di sekitar Jalan M Yamin, Jalan HM Said, Jalan Sutomo dan Jalan Timor mengeluhkan kondisi jalan yang berlubang.

Namun hingga berita ini diturunkan, Kepala Dinas Binamarga Medan, Khairul Syahnan, belum dapat dimintai keterangan terkait hal tersebut.

(cr5/tribun-medan.com)

Penulis:
Editor: Sofyan Akbar
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved