Komunitas Ini Gencar Sosialisasi Penyakit Diabetes ke Anak Muda
"Penyakit diabetes banyak menyerang masyarakat Indonesia. Bahkan untuk saat ini dari kalangan muda," kata Sugianto.
Penulis: Tommy Simatupang |
Laporan Wartawan Tribun Medan / Tommy Simatupang
TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Minimnya kesadaran para anak muda terkait penyakit diabetes membuat Komunitas Gerakan Sadar Diabetes melakukan sosialisasi dan edukasi di kelompok-kelompok anak muda atau pun sekolah-sekolah.
Komunitas Gerakan Sadar Diabetes yang memiliki sekretariat di Jalan Brigjen Katamso No. 454/451c ini telah mencatat 20 persen pasien diabetes berasal dari usia 22 tahun hingga 40 tahun. Jumlah penderita diabetes di Indonesia berada pada posisi lima besar dunia.
"Penyakit diabetes banyak menyerang masyarakat Indonesia. Bahkan untuk saat ini dari kalangan muda," kata Sugianto penggagas Komunitas Gerakan Sadar Diabetes Sejak Dini jalan di sekretariatnya, Senin (11/1/2016).
Pemicu fenomena diabetes menyerang para anak muda yakni, pola hidup yang salah seperti mengkonsumsi makanan cepat saji, dan jarangnya olahraga.
Sosialisasi dan edukasi telah setahun mereka laksanakan. Bahkan ke sekolah menengah pertama (SMP). Hal ini mereka lakukan karena sampai saat ini penderiya diabetes sudah sampai pada kalangan remaja juga.
Dalam komunitas ini, para pengunjung akan diberikan pengetahuan segala hal yang memicu penyakit diabetes. Komunitas ini berharap anak muda dan remaja mengantisipasi penyakit ini sebelum terjadi komplikasi nantinya.
Bersama dengan Dr. Pebri Pulungan sebagai dokter edukator, Komunitas Sadar Diabetes berkeliling ke seluruh Kota Medan terkhusus ke dalam kelompok pemuda. Selain itu juga mereka mengadakan cek gula darah pada saat sosialisasi. b
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/seminar_diabetes_20160111_154844.jpg)