SMA Plus Al Azhar Wajibkan Setiap Siswa Masuk Asrama
"Asrama berada di lingkungan sekolah juga. Jadi pembelajaran anak tidak berhenti setelah kelas usai, di asrama ada pembelajaran juga,"
Laporan wartawan Tribun Medan/ Wiwi Deriana
TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Menciptakan siswa yang berprestasi secara akademik serta beriman, bertakwa dan berakhlak yang bagus merupakan tujuan Sekolah Menengah Atas (SMA) Swasta Plus Al Azhar. Dibuka sejak tahun 1996, sekolah berusaha meningkatkan layanan pendidikannya kepada siswa.
Satu diantaranya yaitu dengan membuat asrama. Kepala sekolah SMA Swasta Plus Al Azhar, Binawan Setia, menuturkan setiap siswa yang masuk ke SMA plus memang wajib masuk asrama.
"Asrama berada di lingkungan sekolah juga. Jadi pembelajaran anak tidak berhenti setelah kelas usai, di asrama ada pembelajaran juga. Bisa dikatakan selama 24 jam anak kita selalu belajar," katanya Selasa (19/1/2016).
Ia mengungkapkan asrama membuat anak bisa belajar lebih mandiri. Awalnya memang pembuatan asrama ia katakan merupakan permintaan para orangtua yang ingin anaknya bisa belajar jauh dari orangtua serta bisa membentuk akhlaknya. Apalagi sekolah memang mengunggulkan dalam pembentukan akhlak dan agama.
Seusai sekolah, di asrama pun ia katakan ada kurikulumnya, ada baca Alquran, kelompok belajar, dan latihan leadership. Sementara di sekolah diterapkan kurikulum two in one. Sekolah menggabungkan kurikulum dari dinas pendidikan dan dari departemen agama. Dengan begitu ada 11 jam penambahan pembelajaran agama kepada anak.
(der/tribun-medan.com)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/sma-swasta-plus-al-azhar_20160119_111931.jpg)