Dinas Bina Marga Siantar Tidak Blacklist Perusahaan Pemegang Proyek Pengaspalan yang Wanprestasi

Dinas Bina Marga Kota Pematangsiantar tidak mem-blacklist perusahaan rekanan yang wanprestasi mengerjakan proyek pengaspalan.

Tribun Medan/ Royandi Hutasoit
Rufinus Simanjuntak (kanan), Kadis Bina Marga Pematangsiantar. 

Laporan Wartawan Tribun Medan / Royandi Hutasoit

TRIBUN-MEDAN.com, SIANTAR - Dinas Bina Marga Kota Pematangsiantar tidak akan mem-blacklist (tidak dibolehkan melakukan pengerjaan proyek) perusahaan yang menjadi rekananan mereka, meski sudah wanprestasi seperti perusahaan yang mengerjakan pengaspalan di Jalan Pangad dan Jalan Maluku Atas, Kelurahan Bukit Sofa.

"Ngak ada blacklist, keterlambatan itu seperti itu kan hal biasa, kami hanya menerapkan denda nanti kepada perusahaan yang bersangkutan," ujar Kadis Bina Marga Kota Pematangsiantar, Rufinus Simanjuntak di kantor dinas Pedapatan Kota Pematangsiantar, Selasa (26/1/2016)

Saat ditanyakan kenapa tidak mem-blacklist perusahaan yang bersangkutan karena sudah jelas melakukan tindakan yang wanprestasi, Rufinus menyampaikan bahwa hal tersebut sudah biasa mereka hadapi.

"Biasanya itu. Enggak adalah blacklist dari kami," katanya.

Sementara itu, Menurut Kadis Pendapatan, Pengelolaan Keuangaan dan Aset Daerah, Adiaksa Purba bahwa perusahaan tersebut memang sudah wanprestasi.

"Itu sudah wanprestasi, kalau masalah blacklist itu tergantung dinasnya," katanya.

Sebelumnya anggota DPRD Kota Pematangsiantar, Frans Bungaran Sitanggang menuturkan bahwa perusahaan yang mengerjakan proyek pengaspalan di jalan Pangad dan Maluku atas harus di-blacklist.

"Tidak sesuai pengangaran lagi, tentu perusahan tersebut harus di-blacklist," katanya mengakhiri.

(cr7/tribun-medan.com)

Editor: Randy P.F Hutagaol
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved