Pencuri Motor di Tembung Tertangkap Polisi saat Razia di Jl SM Raja
"Gelagatnya mencurigakan sehingga kami suruh berhenti. Dan saat diminta menunjukkan kelengkapan administratif sepeda motornya ternyata tidak ada."
Penulis: Dedy Kurniawan |
Laporan Wartawan Tribun Medan / Dedy Kurniawan
TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Polisi menangkap pelaku pencurian sepeda motor saat menggelar razia di Jalan Sisingamangaraja, tepatnya di depan Hotel Grand Antares, Senin (1/2/2016).
Kanit Reskrim Polsek Medan Kota AKP Martualesi Sitepu mengatakan, pelaku ranmor itu, Hendra Nasution (24), warga Jalan Pertiwi No 25, Kelurahan Bantan, Medan Tembung, tampak gugup melihat petugas polisi saat melintas di Jalan Sisimangaraja. Saat diberhentikan petugas, ternyata ketahuan ia tak memiki surat-surat kendaraan. Ia pun dibawa ke Polsek Medan Kota.
"Gelagatnya mencurigakan sehingga kami suruh berhenti. Dan saat diminta menunjukkan kelengkapan administratif sepeda motornya ternyata tidak ada," kata Sitepu di kantornya.
Di kantor polisi Hendra diinterogasi terkait asal usul sepeda motor yang ia kendarai.
"Saat kami interogasi, Hendra menjelaskan motor yang dikendarainya adalah hasil curiannya," sebut Martualesi
Hendra mengaku sepeda motornya itu ia curi dari Jalan Pertiwi, Kelurahan Bantan, Medan Tembung. Saat itu motor itu ia larikan dari teras rumah pemilik sepeda motor bernama Geleng Simarmata.
"Motor itu aku curi sewaktu diparkirkan di depan rumah pemiliknya di Jalan Pertiwi," kata Hendra
Dari hasil interogasi, ternyata tak cuma kali ini saja Hendra melakukan pemcurian sepeda motor. Ia mengakui sebelumnya telah tiga kali mencuri sepeda motor. Pertama mencuri Honda Revo di simpang Mandala, kedua Honda Beat di Jalan Letda Sujono Gang Budi, dan ketiga Hendra mencuri Honda Vario di Jalan Pancing. Semuanya itu terjadi sejak 2014 hingga 2015
Pemilik sepeda motor milik Geleng Simarmata mengaku telah kehilangan sepeda motor miliknya pada (28/1/2016) pukul 21.00 WIB di rumahnya. Kepada penyidik, Geleng mengaku memarkir motornya di depan rumah dengan kunci kontak masih menempel di motor.
"Aku tahunya pas hendak mengisi pulsa namun karena handphoneku tertinggal aku balik bentar ke rumah. Pas masuk ke dalam rumah mengambil handphone rupanya motorku sudah enggak ada," ujar Geleng. (cr3/tribun-medan.com)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/hendra_curanmor_medan_kota_20160201_194119.jpg)