Sukarti Mengaku Polisi, Lalu Ajak Nikah Gadis Magetan

Perkenalan yang berlangsung terjadi lewat media sosial facebook itu berlangsung pada awal September 2015 lalu.

Josephus Primus Foto
ilustrasi borgol. 

TRIBUN-MEDAN.com, MAGETAN - Deni Danan Jaya (33) ditangkap polisi setelah menipu, dan mengaku sebagai anggota Intelijen Polisi Polda Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) pada gadis asal Magetan.

Penangkapan Deni ini berawal dari laporan Sarji (42) warga Dusun Grombong RT4/RW1, Desa Plumpung, Kecamatan Plaosan, Kabupaten Magetan, Jawa Timur beberapa waktu lalu.

Kapolsek Plaosan, Resor Magetan AKP Ruwajianto mengatakan laporan itu dimulai saat Deni mengenal MIU (18), anak Sarji.

Perkenalan yang berlangsung terjadi lewat media sosial facebook itu berlangsung pada awal September 2015 lalu.

"Dalam perkenalan itu, tersangka mengaku anggota Intel Polda DIY," kata Kapolsek Ruwajianto didampingi Kasubbag Humas Polres Magetan AKP Suwadi kepada Surya, Jumat (5/2/2016).

Pucuk dicinta, ulam tiba. Perkenalan itu berlanjut, lalu pelaku sering pinjam uang hingga menumpuk. Total pinjaman uang Deni mencapai Rp 11 juta.

Tak berhenti di sini, pelaku juga mengajak korban menikah, tapi sebelum pernikahan dilakukan Deni ingin mengumpulkan uang lebih dulu.

Kata Deni, biaya nikah ala polisi mahal dan mencapai Rp 30 juta.

Dari sinilah kasus tersebut terungkap. Sarji yang bingung dengan pengakuan sang anak yang menyatakan besaran nikah batalyon ala polisi sangat mahal, dan prosedurnya berbelit belit, lantas datang ke kantor polisi.

Oleh Ruwajianto, kebingungan itu dijawab dengan memancing pelaku datang ke rumah korban. Setelah berhasil, ia pun ditangkap.

"Kami minta KTA (Kartu Tanda Anggota) dia bilang tidak bawa. Kemudian kami minta identitas lain, tersangka kemudian menunjukan KTP, yang disitu bernama Sukarti berjenis kelamin perempuan. Saya kaget, KTP nya kok tidak sama dengan dia, kemudian tersangka mengaku, itu KTP ibunya.

Tapi setelah saya cerca dan periksa terungkap, dia berjenis kelamin perempuan, bukan anggota Polri. Langsung saja kita amankan ke Polsek," katanya. (*)

Editor: Liston Damanik
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved