Bayi Dua Tahun yang Hanyut saat Banjir Ditemukan Tewas
"Awalnya yang dapat sendal si anak ini. Kemudian kami bantu menyisir, dan ditemukan di pematang sawah," ungkap Hendrik.
Laporan Wartawan Tribun Medan/Array A Argus
TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Bayi berusia dua tahun setengah bernama Aqila Ardera Ardana, anak pasangan dari Arianto (28) dan Putri Desi Anggraeni (22) warga Jalan Setia Tama, Dusun III, Desa Sunggal Kanan, Deliserdang yang sempat hanyut dalam musibah banjir kemarin akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.
Menurut keterangan warga, jasad anak bungsu dari dua bersaudara ini ditemukan di pematang sawah.
"Kebetulan di samping rumah korban ini kan ada tali air (aliran air irigasi). Kalau banjir, air di samping rumah meluap," kata Hendrik (35), warga sekitar, Selasa (9/2/2016) siang.
Saat air tengah meluap, Aqila yang kebetulan tengah bermain terpeleset ke dalam aliran irigasi. Korban kemudian terbawa arus sejauh 300 meter dari rumahnya.
"Awalnya yang dapat sendal si anak ini. Kemudian kami bantu menyisir, dan ditemukan di pematang sawah," ungkap Hendrik.
Saat ditemukan, Aqila yang sudah hanyut selama dua jam terlihat tak bernafas lagi. Keluarga kemudian membawa korban ke rumah sakit terdekat.
"Saat di perjalanan, korban ini meninggal dunia. Kemungkinan sudah kebanyakan menelan air," ungkap Hendrik. (ray/tribun-medan.com)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/aqila_korban_banjir_20160209_113157.jpg)