Baca Selengkapnya di Tribun Medan

Pegawai BPJS Pakai Asuransi Lain

Sejak diluncurkan pada 1 Januari 2014, Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang dikeluarkan oleh Badan Penyelenggara Jaminan Sosial

Pegawai BPJS Pakai Asuransi Lain
Int
Ilustrasi pelayanan BPJS Kesehatan. 

- Bantah Tak Percaya pada Layanan Sendiri

- Kebijakan Pusat Sejak Masih Bernama PT Askes

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Sejak diluncurkan pada 1 Januari 2014, Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang dikeluarkan oleh Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan terus menuai sorotan.

Sorotan paling banyak ialah menyangkut pelayanan yang seringkali mengecewakan, hingga muncul kekhawatiran dan ketidakpercayaan masyarakat untuk menggunakan asuransi kesehatan ini.

Teranyar, beredar informasi bahwa para pegawai BPJS Kesehatan memegang asuransi kesehatan di luar BPJS Kesehatan, yakni Inhealth, yang merupakan asuransi kesehatan milik PT Bank Mandiri Persero. Setelah ditelaah, informasi ini terbukti bukan sekadar rumor.

Masyarakat pun riuh. Tak terkecuali di media sosial, di mana kecaman terhadap BPJS menghantam keras bagai gelombang tsunami. BPJS Kesehatan selama ini terus-menerus menggiring masyarakat agar mendaftarkan diri menjadi peserta JKN BPJS Kesehatan, dengan dalil undang-undang sehingga tidak dapat menolak, tapi nyatanya, pegawai mereka sendiri menggunakan asuransi lain.

Asumsi pun mencuat. BPJS tidak mempercayai produk layanan mereka sendiri. Benarkah demikian? Pihak BPJS membantah.

"Oh, enggak. Itu gak benar. Dulu, waktu BPJS Kesehatan masih bernama PT Askes, PT Askes punya Inhealth. Waktu itu belum Inhealth namanya, tetapi Askes Sukarela. Saya, kan, dulu kepala seksi merangkap Kepala Askes Sukarela. Jadi karena kami dulu bukan PNS, kami gak punya (asuransi) kesehatan, maka kami ikut di situ (Inhealth). Kemudian itu (Askes Sukarela) dijual ke Bank Mandiri, namanya menjadi Inhealth Mandiri," kata mantan Kepala Perwakilan BPJS Kesehatan Pematangsiantar, Binsar Situmeang, kepada Tribun, Kamis (3/3).

Dikemukakan Binsar lebih lanjut, meski kemudian Askes Sukarela diambilalih oleh PT Bank Mandiri dan berubah nama menjadi Inhealth, asuransi kesehatan para pegawai PT Askes tersebut tetap berlanjut dan berlaku.

"Kami pegawai ini, kan, ngikut saja. Kayak saya, istri saya, Inhealth-nya itu gak putus. Jadi bukan berarti kami gak percaya BPJS (Kesehatan). Tapi karena memang kebijakannya demikian. Kami juga pegang BPJS (Kesehatan), kok. Pegawai BPJS pegang sekaligus dua (asuransi)," katanya.

Halaman
12
Editor: akb lama
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved