Pedagang Ayam Minta Pemerintah Tetap Mengawasi Harga

Pedagang Ayam Pasar Sukaramai, Juned menjelaskan, ketika harga ayam potong melambung sampai Rp 30 ribu perkilogram, membuat dirinya kesulitan

Pedagang Ayam Minta Pemerintah Tetap Mengawasi Harga
Tribun Medan / Ryan
Pedagang Ayam Potong Pasar Sukaramai, Juned saat ditemui Tribun Medan, Senin (7/3/2016). 

Laporan Wartawan Tribun Medan / Ryan Achdiral Juskal

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Pedagang Ayam Pasar Sukaramai, Juned menjelaskan, ketika harga ayam potong melambung sampai Rp 30 ribu perkilogram, membuat dirinya kesulitan menjual ayam potong tersebut.

Sebab, permintaan masyarakat menjadi turun akibat kenaikan harga.

Hal itu disebabkan, kebanyakan pembeli di kiosnya, merupakan para penjual rumah makan, sehingga mereka mengaku turut kesulitan, jika harga ayam potong terus naik setiap waktunya.

"Kalau harga naik kayak kemarin, turun kali penjualan, para pembeli di sini kan banyak yang memiliki rumah makan, nah mereka pun jadi berpikir juga beli ayam," katanya Senin (7/3/2016).

Ia pun berharap, pemerintah dapat mengawasi harga jual ayam, khususnya ke pemasok ayam potong yang ada di Medan.

Menurutnya, dengan adanya pengawasan, dapat mengurangi adanya kecurangan dalam menentukan harga ayam potong tersebut.

"Maunya pemerintah ini bisa lah mengawasi harga, biar tetap stabil. Enggak kayak gini, sebentar naik sebenatar turun," terangnya.

Harga komoditi ayam potong yang dijual di sejumlah pasar Kota Medan, kembali normal. Melalui pantauan Tribun Medan di Pasar Sukaramai, harga ayam potong turun menjadi Rp 25 ribu per kilogram.

(raj/tribun-medan.com)

Penulis: Ryan Achdiral Juskal
Editor: Sofyan Akbar
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved