Podomoro City Deli Ganggu Sinyal Siaran TVRI
"Terkait persoalan ini, kami bersama TVRI sudah melayangkan surat protes kepada Podomoro. Surat itu sesuai dengan nomor 48/II.4/TVRI/2016."
Laporan Wartawan Tribun Medan / Array A Argus
TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Proyek megah Podomoro City Deli sudah berulangkali membuat resah masyarakat Kota Medan, Sumatera Utara.
Teranyar, proyek apartemen raksasa ini diributi masyarakat Sumatera Utara yang prihatin terhadap kondisi stasiun Televisi Republik Indonesia (TVRI) yang kantornya berada persis di samping bangunan Podomoro.
Sejak pembangunan proyek raksasa ini pada 2014 lalu, sinyal TVRI terganggu. Mereka tak bisa lagi melakukan siaran live di kantornya.
"Terkait persoalan ini, kami bersama TVRI sudah melayangkan surat protes kepada Podomoro. Surat itu sesuai dengan nomor 48/II.4/TVRI/2016. Namun, sampai saat ini pihak Podomoro terkesan tidak perduli," kata inisiator Save TVRI, Prof Hasyim Purba, Selasa (15/3/2016).
Menurut Hasyim, dengan terganggunya sinyal pemancar TVRI, kantor TVRI di Jl Putri Hijau terpaksa mengirim rekaman ke stasiun pemancar di kawasan Bandar Baru. Dari sanalah setiap tayangan televisi TVRI disiarkan.
"Dulunya, sebelum proyek Podomoro ini ada, TVRI bisa langsung menanyangkan siaran pendidikan, agama, dan hiburan melalui kantor yang ada di Medan. Namun, sekarang TVRI tidak bisa lagi mengirimkan gambar langsung, dan harus dua kali bekerja," kata Hasyim.
Dalam kegiatan kali ini, gerakan Save TVRI menampilkan live musik dari berbagai aliansi mahasiswa. Selain itu, turut pula hadir Boemi Poetra yang menyemarakkan kegiatan dengan sesi teater.
(ray/tribun-medan.com)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/save-tvri-tribun-medancom_20160315_115424.jpg)