Cari Tempat Latihan Layak, Atlet Boling Sumut Try Out ke Singapura
"Setelah Super Bowl Perisai Plaza dibongkar yang akhirnya membuat atlet boling semakin tidak memiliki tempat untuk berlatih," katanya.
Laporan Wartawan Tribun Medan / Nikson Sihombing
TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Empat orang peboling Sumatera Utara berangkat ke Singapura, Kamis (17/3/2016), untuk mengikuti try out (TO) sebagai persiapan menghadapi Pekan Olahraga Nasional (PON) Jawa Barat, September mendatang.
Empat peboling itu adalah Jefry, Edy Ong, Imam Wiguna, dan Herman.
"Persiapan atlet sejauh ini masih terkendala belum adanya lintasan standar internasional. Apalagi setelah Super Bowl Perisai Plaza dibongkar yang akhirnya membuat atlet boling semakin tidak memiliki tempat untuk berlatih," katanya saat diwawancarai via telepon ketika ia sudah sampai di Singapura.
“Selama ini, latihan tetap jalan. Kami bersyukur masih ada lintasan Strike Bowl di Yuki. Kalau untuk sekadar latihan biasa masih bisalah. Masih syukur ada lintasan. Jadi anak-anak tetap bisa latihan,” ucapnya," katanya.
Tidak adanya tempat latihan yang standar itulah yang membuat ia beserta atletnya untuk berlatih ke negeri tetangga, Singapura. Alasan memilih Singapura karena lebih dekat dan cepat sampai bila dibanding harus ke Jawa.
Selain itu, katanya, biaya hampir tidak jauh beda. Kemudian faktor yang paling penting ialah di Singapura lebih memiliki tempat latihan boling dengan standar internasional. (nik/tribun-medan.com)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/atlet_boling_sumut_20160317_193022.jpg)