Paskah 2016
Kematian Yesus Merupakan Garansi Keselamatan Umat yang Berdosa
"Kematian Yesus memberi jaminan bagi setiap orang berdosa yang bertobat untuk mendapatkan keselamatan hidup,"
Penulis: Tommy Simatupang |
Laporan Wartawan Tribun Medan / Tommy Simatupang
TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Jumat Agung bukanlah kekalahan, melainkan sebuah proklamasi kemenangan yang gemilang terhadap maut dan dosa.
Karena Yesus telah menuntaskan sebuah misi akbar Ilahi di dunia ini yakni menyelamatkan seluruh umat manusia dari belenggu kuasa dosa.
Kematian Yesus di kayu palang adalah garansi keselamatan bagi umat berdosa yang percaya kepadaNya sebagai juru selamat dunia.
Demikian disampaikan Pendeta Deonal Sinaga dalam ibadah Jumat Agung di gereja HKBP Cinta Damai, Medan Sunggal.
Pemaknaan atas kematian Yesus di kayu palang, sambung Deonal Sinaga, hendaknya dimaknai seluruh umat Nasrani sebagai suatu kabar sukacita, karena itu patut dirayakan.
"Kematian Yesus memberi jaminan bagi setiap orang berdosa yang bertobat untuk mendapatkan keselamatan hidup,"ujarnya saat memberi Khotbah pada hari Jumat Agung di HKBP Cinta Damai, Medan Sunggal, Jumat (25/3/2016).
Melalui peringatan kematian Yesus Kristus kali ini, Pendeta yang pernah melayani di Jerman itu mengajak umat Nasrani untuk menjalani hidup dengan penuh sukacita, melayani dan berkarya bagi bangsa sebagaimana diteladankan Yesus yang hidup tanpa cela dan dosa.
"Yesus juga melayani manusia, menyembukan orang sakit, mengabarkan injil, dan menggenapi misi Ilahi secara sempurna meski harus menghadapi jalan salib,"tambahnya.
Sebelum akhir ibadah para jemaat melaksanakan Perjamuan Kudus yang dipimpin langsung oleh pendeta.
Kebaktian Jumat Agung di sejumlah rumah ibadah di kota Medan berjalan aman dan lancar. Sejumlah personil polisi berjaga jaga di sekitar lingkungan gereja guna memastikan pelaksanaan ibadah nyaman dan aman.
(cr4/tribun-medan.com)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/pendeta-deonal-sinaga-paskah-tribun_20160325_140349.jpg)