KPU Siantar: Tidak Masalah Dukungan Fernando Tidak Hadir

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Siantar memastikan bahwa selama empat hari verifikasi faktual dukungan yang mereka persiapkan

Ketua KPU Siantar, Mangasi Purba 

Laporan Wartawan Tribun Medan / Royandi Hutasoit

TRIBUN-MEDAN.com, SIANTAR - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Siantar memastikan bahwa selama empat hari verifikasi faktual dukungan yang mereka persiapkan untuk menindak lanjuti putusan Mahkamah Agung RI, tidak satu pun pendukung bakal Calon Wali Kota Siantar, Fernando yang hadir.

Namun hal ini menurut Ketua KPU Siantar, Mangasitua Purba bukanlah suatu masalah bagi mereka.

"Tidak menjadi masalah bagi kita. Kita kan sudah menjalankan verifikasi faktualnya. Kita buat verifikasi faktualnya dari pagi hingga tengah malam selama empat hari, sejak 21 Maret hingga 24 Maret," ujar Mangasi, kepada www.tribun-medan.com, Jumat (25/3/2016).

Ia menyampaikan tidak menjadi masalah bagi mereka karena pada intinya mereka hanya menjalankan putusan dari Mahkamah Agung.

"Sudah kami jalankan, mereka tidak datang, ketidak hadiran mereka itu adalah kerugian mereka," ujarnya.

Menurutnya hasil verifikasi faktual yang tidak dihadiri oleh pendukung Fernando tersebut tetap akanh mereka laporakan kepada PT TUN, Mahkamah Agung, KPU Sumut dan KPU RI.

"Hasilnya akan kami laporkan, sebagai bukti kita telah menajalankan putusan tersebut," ujarnya.

Mangasi mengatakan masih mempersilahkan kubu Fernando-Arsidi untuk membawa permasalahan ini kemana saja. "Kalau mereka masih belum puas dengan apa yang kami lakukan ini, silahkan saja mereka mau mengadu kemana saja, negara kita negera hukum, jadi tidak masalah bagi KPU," ujarnya.

Saat disampaikan bahwa Fernando akan mempidanakan KPU Siantar, Magangasi tersenyum dan menyampaikan bahwa hal tersebut adalah hak Fernando. "Silahkan saja, " ujarnya mengakhiri

Pasangan calon Fernando-Arsidi adalah pasangan calon perseorangan yang sebelumnya gagal memenuhi syarat karena tidak bisa mengumpulkan persyaratan sesuai aturan PKPU. Namun setelah melakukan gugatan ke PT TUN dan berlanjut ke Mahkamah Agung, KPU Siantar kalah.

Dalam gugatan tersebut, PT TUN dan Mahkamah Agung memerintahkan tergugat (KPU Pematangsiantar) memproses lebih lanjut verifikasi faktual (penelitian faktual terhadap pasangan calon yang ditetapkan) sebanyak 24.436 orang dukungan perseorangan atas pencalonan Penggugat sebagai pasangan calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Siantar Tahun 2015 (Fernando-Arsidi).

(ryd/tribun-medan.com)

Editor: akb lama
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved