"Kode" perihal Masa Depan Cavani

Striker Paris Saint-Germain (PSG), Edinson Cavani, tidak menutup peluang berganti seragam pada musim panas 2016.

FRANCK FIFE/AFP
Striker Paris Saint-Germain, Edinson Cavani, merayakan golnya ke gawang Chelsea pada leg pertama babak 16 besar Liga Champions di Stadion Parc des Princes, Selasa (16/2/2016). 

TRIBUN-MEDAN.com, PERNAMBUCO - Striker Paris Saint-Germain (PSG), Edinson Cavani, tidak menutup peluang berganti seragam pada musim panas 2016.

Media-media Eropa tengah mengaitkan Cavani dengan Chelsea dan Juventus dalam satu pekan terakhir. The Blues dilaporkan memburu Cavani atas permintaan Antonio Conte, sedangkan I Bianconeri mencari pengganti Alvaro Morata.

Cavani langsung menanggapi rumor masa depannya seusai laga Uruguay kontra Brasil, Sabtu (26/3/2016). Menurut dia, segala kemungkinan, termasuk hengkang, masih terbuka.

"Saya menyadari ada beberapa hal yang bisa berubah cepat dalam sepak bola. Jajaran direktur bisa mengambil keputusan tertentu demi kebaikan klub," kata Cavani.

"Anda tidak pernah mengetahui apa yang terjadi di balik layar," tutur striker berusia 29 tahun tersebut.

Penuturan Cavani sekaligus mengonfirmasi klaim kakak sekaligus sang agen, Walter Guglielmone. Sebelumnya, Guglielmone menyatakan bahwa Cavani bisa saja kembali ke Italia.

Ditengarai, Cavani merasa gerah dengan kebijakan pelatih Laurent Blanc yang jarang menurunkannya sebagai striker utama. Alasan ini sempat diakui ayah Cavani, Luis Cavani, Februari 2016.

Menurut Transfermarkt, Cavani hanya bermain sebagai striker sebanyak 12 kali pada musim 2015-2016. Sayap kiri merupakan pos yang paling sering ditempati Cavani dengan catatan 25 laga. (*)

Berita ini sudah terbit terlebih dahulu di kompas.com dengan judul ""Kode" perihal Masa Depan Cavani"

Editor: Sofyan Akbar
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved