The Rolling Stones Guncang Kuba

Band rock legendaris The Rolling Stones mengguncang ibu kota Kuba, Havana.

AFP PHOTO / YAMIL LAGE
Band rock legendaris The Rolling Stones menggelar konser gratis di kompleks olahraga Ciudad Deportiva di Havana, Kuba, Jumat (25/3/2016). 

TRIBUN-MEDAN.com, HAVANA - Band rock legendaris The Rolling Stones mengguncang ibu kota Kuba, Havana, Jumat (25/3/2016).

Ribuan orang memenuhi kompleks olahraga Ciudad Deportiva, Havana, untuk menyaksikan penampilan Mick Jagger, Ronnie Wood, Keith Richards, dan Charlie Watts.

Di atas panggung seluas 80 meter persegi yang dikelilingi 10 layar video raksasa, Jagger membuka penampilan pada pukul 20.35 waktu setempat dengan lagu "Jumpin' Jack Flash", disusul dengan "It's Only Rock 'n Roll".

"Kami tahu bertahun-tahun lalu sulit mendengar musik kami di Kuba, tetapi sekarang kami bisa tampil di sini," kata Jagger dalam bahasa Spanyol.

"Saya rasa waktu sudah berubah. Benar kan?" katanya lagi yang disambut sorak-sorai penonton.

Jagger selalu menggunakan bahasa Spanyol saat berkomunikasi dengan penonton sepanjang konser yang berlangsung selama lebih dari 2 jam itu.

Jagger dan kawan-kawan membawakan 18 lagu, dari "Angie" sampai "Paint It Black". Para penonton pun ikut menyanyi atau meloncat-lontak mengikuti musik yang menghentak.

Konser itu diberikan secara cuma-cuma oleh The Rolling Stones. Ini merupakan penampilan perdana Stones di Kuba atau band rock lain sekelasnya.

Puluhan ribu orang memenuhi kompleks olahraga tersebut. Mereka datang dari berbagai kota di Kuba. Bahkan ada turis asing yang sengaja datang untuk menyaksikan konser bersejarah itu.

Ada yang datang sejak sehari sebelum konser agar bisa memilih tempat paling strategis. Mereka juga tidur di lapangan itu.

Yang tidak kebagian tempat di lapangan pun menonton dari pinggir jalan. Sementara yang tinggal di lokasi, duduk di atap rumah masing-masing.

Para penonton datang dari berbagai kalangan dan usia, dari remaja hingga para pensiunan. Sebagian besar mengenakan kaus bergambar logo The Rolling Stones.

"Saya rasanya mau menangis," kata Miguel Garcia. Pria 62 tahun itu naik bus dari kota Cienfuegos menuju Havana. Ia termasuk yang menginap di lapangan Ciudad Deportiva.

"Konser ini akan menjadi kunci dari pintu yang mengungkung kami. The Rolling Stones-lah yang akan membukanya, supaya Kuba memiliki lebih banyak pilihan band rock, terutama dari era yang tidak bisa kami nikmati," lanjutnya.

Media pemerintah Kuba memperkirakan jumlah penonton konser tersebut mencapai 500.000 orang.

Konser The Rolling Stones ini merupakan peristiwa bersejarah kedua yang terjadi selama sepekan ini. Awal pekan lalu, pemimpin Kuba Raul Castro menerima kunjungan kenegaraan Presiden AS Barack Obama.

Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved