Komunitas

Laskar Karo Erdilo Gelar Acara Menonton Film setiap Akhir Pelajaran

Para relawan Laskar Karo Erdilo (LKE) juga mendampingi donatur ataupun perusahaan yang tertarik dengan kegiatan yang mereka lakukan.

Tribun Medan/Dedy Sinuhaji
Relawan muda yang tergabung dalam Laskar Karo Erdilo (LKE) menghibur anak anak Sinabung dengan sejumlah permainan di Sekolah Dasar di Desa Kutambelin, Karo, Sabtu (5/3). Para relawan muda yang terdiri dari ragam profesi tersebut memberikan hiburan kepada pelajar yang berada di lingkaran Gunung Sinabung tersebut guna menghilangkan rasa trauma bencana erupsi Gunung Sinabung yang hingga saat ini belum berhenti erupsi. 

Laporan wartawan Tribun Medan/Wiwi Deriana

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Tak hanya terjun langsung ke sekolah di lingkar Gunung Sinabung untuk mengajar dan menghibur anak-anak, para relawan Laskar Karo Erdilo (LKE) juga mendampingi donatur ataupun perusahaan yang tertarik dengan kegiatan yang mereka lakukan. Relawan LKE, Vonny, menuturkan biasanya para donatur akan menyumbang alat-alat tulis, tas, sepatu ataupun barang yang menjadi kebutuhan mereka untuk sekolah.

LKE memang, sejak awal, tidak menerima bantuan dalam bentuk uang. Melainkan dianjurkan untuk menyumbang barang kebutuhan sekolah saja.

Di setiap akhir kegiatan mengajar untuk tiap sekolah, biasanya Laskar Karo Erdilo akan menggelar nonton bareng film anak-anak yang mendidik. Biasanya digelar di jambur setempat, di mana orang Karo biasanya menggelar pertemuan. Puncaknya Oktober 2015 lalu, LKE menggelar Malam Amal dan Pagelaran Seni untuk Anak Sinabung.

Dalam acara ini, anak-anak yang sudah diajari berbagai pelajaran tadi, mulai dari seni tari, musik, fotografi dan lainnya akan memamerkan hasil karyanya. Hasil karya itulah yang akan dilelang ke masyarakat. Hasilnya akan dipergunakan untuk memenuhi kebutuhan si anak.

"Jadi kalau dia suka fotografi, hasil lelang fotonya kita belikan kamera ke dia. Biar hobinya tersalurkan," kata relawan LKE lainnya, Meiny.

Ia menuturkan antusias dalam acara tersebut masyarakat terhibur dengan penampilan anak-anak dari Sinabung. Di awal 2016 ini, LKE kembali mengajar di sekolah yang baru yakni SD Kuta Mbelin. Formatnya masih sama dan dengan tambahan amunisi baru, relawan yang bertambah.

"Kita memang sempat jeda beberapa bulan untuk refreshing karena aktivitas kita baik yang kuliah ataupun bekerja kan juga padat ya. Tapi kadang kita suka rindu lihat ketawa anak-anak di sana. Jadi pengen cepat ngajar lagi," katanya.

(der/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved